Friday, 22 June 2018

Prancis Sepakati Larangan Menggunakan Ponsel di Sekolah

Jumat, 8 Juni 2018 — 9:02 WIB
Murid-murid biasanya lebih sibuk memeriksa ponsel mereka di kelas dibandingkan memmperhatikan guru. (reuters)

Murid-murid biasanya lebih sibuk memeriksa ponsel mereka di kelas dibandingkan memmperhatikan guru. (reuters)

PRANCIS – Parlemen Prancis telah menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) tentang pelarangan ponsel di sekolah-sekolah negeri. Peraturan ini ditetapkan untuk membatasi penggunaan telepon genggam di kelas, agar murid lebih berkonsentrasi kepada pelajaran mereka.

Menteri Pendidikan Prancis, Jean-Michel Blanquer, menggambarkan peraturan ini sebagai “Undang-undang untuk abad ke-21, sebuah hukum untuk menangani revolusi digital,” sebutnya seperti dilansir SkyNews, Jumat (8/6/2018).

“Menjadi terbuka untuk teknologi masa depan itu baik. Tapi, tidak berarti kita harus menerima semua penggunaan mereka,” lanjutnya.

Sebenarnya, ini bukanlah pertama kalinya larangan penggunaan ponsel di sekolah ditegakkan. Sekitar setengah dari 51.000 sekolah dasar negeri dan 7.000 sekolah menengah pertama telah menerapkannya jauh sebelum RUU dibuat.

Menurut survei 2016, 90% siswa Perancis yang berusia antara 12 dan 17 sudah memiliki telepon seluler.

Namun, RUU tersebut tidak menyebutkanmenyebutkan hukuman bagi siswa yang menolak mematuhi peraturan tersebut. Namun dipastikan, jika para guru tidak dibenarkan untuk menyita ponsel muridnya.

Diharapkan, undang-undang ini akan mengurangi gangguan terhadap pelajaran, membantu mencegah bullying dan meningkatkan “persahabatan”. (mb)