Monday, 23 July 2018

Selain MU, Juventus jadi Pelabuhan Lain Tujuan Ronaldo

Sabtu, 9 Juni 2018 — 8:20 WIB
Ronaldo terus diisukan akan tinggalkan Real Madrd (reuters)

Ronaldo terus diisukan akan tinggalkan Real Madrd (reuters)

SPANYOL– Rumors Cristiano Ronaldo akan meninggalkan Real Madrid terus mencuat. Meski hal serupa juga terjadi awal musim lalu, nyatanya pemain asal Portugal itu tetap bertahan di Santiago Bernabeu.

Hanya saja kali ini lebih kencang bahkan sepertinya pihak Real Madrid tidak terlalu ngotot mempertahankannya termasuk beberapa pemain yang banyak muak dengan ulah Ronaldo yang setiap musim diisukan pindah.

Banyak hal yang menyebabkan pemain berjuluj CR7 ini ingin hengkang. Selain soal gaji, kurang dapat perhatian dari pemilik klub, juga isu Los Blancos akan mendatangkan Nyemar dari Paris Saint Germain.

Tentu klub yang dianggap paling serius ingin menampung Ronaldo adalah Manchester United. Selain Ronaldo ingin kembali ke bekas klubnya itu juga dari segi keuangan, MU yang mampu menebus sang mega bintang dari Real Madrid.

Namun terakhir beredar kabar Juventus juga bakal jadi salah satu opsi pelabuhan Ronaldo pada bursa musim panas ini.

Media olahraga terkemuka Spanyol, Marca, melaporkan bahwa raksasa Serie A Italia, Juventus, muncul jadi salah satu opsi pelabuhan Cristiano Ronaldo, pada bursa musim panas ini.

Juve masuk dalam pertimbangan Ronaldo selain karena jadi raja domestik dan kompetitif di Eropa, penyerang 33 tahun itu juga terkesan oleh Juventini penggemar Si Nyonya Tua.

Tak lain karena pada leg pertama Liga Champions musim lalu di Turin, Juventini secara bijak mengapresiasi gol salto indah Ronaldo ke jala tim kesayangan mereka lewat standing ovation.

Hanya saja diperkirakan Bianconeri bakal kesulitan untuk memenuhi gaji tinggi Ronaldo, yang di Madrid kini mencapai 32 juta euro per musim. Selain itu mereka juga harus bersaing dengan raksasa Eropa lainnya seperti Paris Saint-Germain dan Bayern Munich.

Di masa lalu Ronaldo pernah nyaris jadi penggawa Juve, tepatnya pada musim panas 2002. Sayang, transfer tersebut gagal lantaran klub pemiliknya kala itu, Sporting CP, enggan menerima Marcelo Salas sebagai paket barter transfer dari Si Nyonya Tua.(b)