Tuesday, 21 August 2018

375.894 Pemudik Nyeberang ke Sumatera

Minggu, 10 Juni 2018 — 22:54 WIB
Pemudik menggunakan sepeda motor masuk Pelabuhan Merak. (haryono)

Pemudik menggunakan sepeda motor masuk Pelabuhan Merak. (haryono)

MERAK  – Pemudik terus memadati Pelabuhan Merak. Jumlah pemudik semakin tinggi saat memasuki H-7 hingga H-6. Sejauh ini total pemudik yang sudah menyeberang dari Jawa ke Sumatera sebanyak 375.894 orang.

General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak, Fahmi Alweni mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi dengan baik potensi terjadinya arus mudik atau maju dari prediksi puncak arus sebelumnya yakni pada Senin (11/6/2018) dan Selasa (12/6/2018).

“Dari segi prasarana dan sarana, kami telah siap. Penambahan loket dan tollgate telah dilakukan. Untuk penumpang berjumlah 31 unit, roda dua 34 unit, dan roda empat sebanyak 17 unit yang telah siap melayani pemudik,” ujar Fahmi, Minggu (10/6/2018).

Jika dilihat dari catatan petugas, setiap hari jumlah pemudik semakin meningkat. Kondisi serupa pun diikuti oleh jumlah kendaraan bermotor yang menyeberang melalui pelabuhan. “Peningkatan jumlah kendaraan cukup signifikan jika dilihat dari data yang ada,” katanya.

Berdasarkan catatan, jumlah kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak pada H-8 sebanyak 7.953 unit, pada H-7 sebanyak 13.505 unit, dan H-6 sebanyak 32.013 unit. Kendaraan roda empat tercatat paling mendominasi dibandingkan jenis kendaraan lain seperti motor, bus, dan truk.

(BacaAkhirnya Kenyataan, Sabtu Malam Puncak Arus Mudik di Merak)

Menurut Fahmi, sejauh ini arus mudik masih tertangani dengan baik, baik pejalan kami maupun kendaraan, belum terjadi antrean kendaraan yang sangat parah. Sejauh ini menurutnya masih dalam batas wajar.

Skema memfokuskan Dermaga VI sebagai akses masuk pemudik yang menggunakan sepeda motor menurut Fahmi berdampak baik pada alur arus mudik. Menurutnya skema itu ampuh membuat lalu lintas kendaraan lebih tertib dan lancar.

Lonjakan arus pemudik masih terjadi pada malam hari. Beberapa hari terakhir, seperti tahun sebelumnya, para pemudik baru ramai memasuki Pelabuhan saat pertengahan malam hingga dini hari. Sedangkan siang hari, jumlah pemudik tidak terlalu signifikan.

Menurut Fahmi, meski kondisi itu belum berdampak buruk terhadap alur arus mudik, ASDP terus berupaya agar para pemudik mau melakukan perjalanan pada siang hari. (haryono/ys)