Friday, 22 June 2018

Ini Kata Djarot Soal E-KTP Medan

Senin, 11 Juni 2018 — 16:22 WIB
Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat memperlihatkan e-KTP miliknya.

Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat memperlihatkan e-KTP miliknya.

MEDAN – KTP elektornik atau e-KTP dengan beralamat Medan milik calon Gubernur Sumatera Utara 2018 Djarot Saiful Hidayat ramai dibahas.

Disebutkan Djarot, pengurusan e-KTP sebetulnya mudah. Terutama bagi penduduk yang telah melakukan perekaman karena KTP elektronik berbasis data tunggal Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Bila saya terpilih Gubernur Sumut, pengurusan e-KTP akan mudah. Kita perbaiki ke depan,” kata calon Gubsu nomor urut dua ini, Senin (11/6).

Menurutnya, birokrasi itu prinsipnya mempermudah. Memudahkan pelayanan kepada masyarakatermasuk untuk urusan e-KTP

“Sudah ada sistem, ada database. Jadi, apanya yang sulit,” ujarnya.

Mengenai e-KTP miliknya, Djarot menjelaskan bahwa ia telah mengurus kepindahan dari daerah asal, Jakarta Selatan ke kota tujuan, yakni Kota Medan. Lalu, oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan memprosesnya sehingga terbitlah e-KTP atas namanya.

“Namanya eKTP, NIK tidak berganti. Yang berganti itu alamatnya saja,” ujar Djarot.

Djarot menerangkan, soal NIK miliknya berbeda dengan NIK warga pada umumnya di Sumatera Utara, karena saat melakukan perekaman KTP elektronik ia melakukannya di Kota Blitar. Artinya, NIK-nya itu tidak berubah dan berlaku seumur hidup.

Pada NIK, lanjut Djarot, dimulai enam digit dari depan itu kode wilayah. Kemudian enam digit berikutnya, tanggal lahir. Serta empat digit berikutnya, itulah nomor urut kependudukan seseorang.

Terkait pro dan kontra yang mencuat setelah ia mendapatkan e-KTP Kota Medan, Djarot justru berterima kasih sehingga ia tahu bahwa pengurusan yang seharusnya mudah dan cepat ternyata belum maksimal di Sumatera Utara. (samosir/yp)

“Tak apa-apa. Insya Allah, kita terpilih, ini akan kita perbaiki,” ujarnya. (samosir)