Tuesday, 21 August 2018

Rumah Tua Pondok Cina di Margo City Dibuka untuk Umum

Selasa, 12 Juni 2018 — 20:03 WIB
Kondisi rumah tua Pondok Cina di kawasan Margo City yang bakal dibuka untuk umum di hari besar. (anton)

Kondisi rumah tua Pondok Cina di kawasan Margo City yang bakal dibuka untuk umum di hari besar. (anton)

DEPOK  – Guna  menarik minat pengunjung dan mengenal lebih jauh sejarah Kota Depok jaman dulu, rumah tua Pondok Cina, akan dibuka untuk umum. Rumah itu kondisinya tetap dipertahankan, meski berada dalam kawasan pusat perbelanjaan dan Hotel Margo City.

“Kami memang tetap mempertahankan ke asrian bagunan rumah tua Pondok Cina peninggal sejarah Depok jaman dahulu sebagai salah satu tempat kediaman para pendagang keturunan Tionghoa atau Cina di, Kel. Pondok Cina, Beji,” kata Ganeral Manager Margo City Depok,  Kristiyanto Nasution, Selasa (12/6).

Dia berbicara didampingi GM Hotel setempat Bayhaki Effendi, Humas Rani Fitriawati, Pembina Depok Media Center (DMC) Rusdi Rusdiansyah dan Ketua DMC Maulana. Dia mengakui memang kondisinya tetap dipertahankan, namun  ada sebagian bangunan yang harus dikalahkan. Untuk tampak depan, teras rumah hingga ruang tamu tetap dipertahankan.

Walaupun kepemilikan sudah berada dibawah Manajemen Margo City namun pihaknya tetap menjaga salah satu aset sejarah bangunan tua  yang ada di Kota Depok yaitu rumah tua Pondok Cina. Bangunan itu masih asli seperti dulu dan tetap terawat dengan baik tanpa ada perubahan sama sekali.

Menurut dia, tidak hanya mempertahankan sejarah rumah tua Pondok Cina saja tapi juga menjadi salah satu Icon Margo City ke masyarakat luas.

Memang selama ini bangunan tersebut tidak semua orang dapat masuk atau melihat langsung dari dekat karena rawan rapuh tembok yang dibangun tanpa semen atau konon hanya menggunakan putih telur serta bahan kapur putih untuk menembok serta memplester bangunan tersebut.

DIBUKA UNTUK UMUM

Hal senada dikatakan Rani, yang mengaku keberadaan rumah tua Pondok Cina yang diapit bangunan Hotel dan pusat perbelanjaan Margo City selain sebagai salah satu icon juga tengah dipersiapkan dibuka untuk umum sebagai salah satu tempat wisata warga Kota Depok maupun wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Sebagai salah satu icon Margo City dan sejarah Depok di masa lampau, tambah dia, tentunya bangunan yang masih asri tanpa ada sedikit pun perubahan serta pengantian tembok maupun cat serta atap tentunya tidak dibuka untuk umum setiap saat namun hanya dibuka hari-hari tertentu seperti Hut Kota Depok, HUT Kemerdekaan RI dan hari besar lainnya.

“Ini dimaksudkan untuk menjaga keasrian bangunan tua yang sampai saat ini masih terjaga,” tuturnya bila dibuka untuk umum setiap hari tentunya khawatir bangunan akan rusak serta tidak terjaga keasriannya terlebih sudah tua dan khawatir rapuh. (anton/win)