Sunday, 22 July 2018

Di Ancol Kini Ada Kampung Betawi

Rabu, 13 Juni 2018 — 18:27 WIB
Sandi saat meresmikan Kampung Betawi bersama OkeOce Smart di Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol

Sandi saat meresmikan Kampung Betawi bersama OkeOce Smart di Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno meresmikan Kampung Betawi bersama OkeOce Smart di Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2018).

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiyati, Kepala Dinas Koperasi, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Mengah) DKI Jakarta Irwandi, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Paul Tbk Paul Tehusijarana, Ketua OK Oce Smart Lina Sari, dan para pelaku usaha makanan serta cinderamata khas Betawi.

Sandiaga mengatakan, Kampung Betawi ini berkat kerjasama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Ancol, dan masyarakat OK Oce Smart. Kampung Betawi bertujuan melestarikan sekaligus memperkenalkan keberagaman Budaya Betawi.

“Kadang-kadang orang kan bingung beli oleh-oleh Betawi di mana. Nah salah satunya sekarang bisa beli di Taman Impian Jaya Ancol khususnya di Pasar Seni,” kata Sandiaga dalam sambutannya.

Aneka kuliner asli Betawi seperti nasi uduk, kerak telor, roti buaya, dodol betawi dengan mudah didapatkan di kampung ini termasuk bermacam aksesoris, dan pakaian asli Betawi. “Kita ingin anak-anak Betawi menjadi tuan rumah di negerinya sendiri,” kata Sandiaga.

Peresmian Kampung Betawi hari ini dinilai tepat lantaran Ancol hingga dua minggu kedepan akan banyak dikunjungi masyarakat yang hendak bertamasya.

“Kita sebentar lagi akan kedatangan 1,2 juta yang akan masuk ke Ancol dalam 1 sampai 2 minggu di sekitar hari lebaran. 1,2 juta dari total 20 juta yang kira-kira kita prediksi akan masuk ke Ancol di tahun 2018,” beber dia.

Tidak hanya itu, Kampung Betawi digadang-gadang juga akan membuka ribuan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

“Berarti ini pasar yang sangat menjanjikan buat para UMKM, disinilah penciptaan lap kerja, dan kita buat ini showcase, kesempatan mereka untuk menjual produk-produk mereka. Nah ini yang kita ingin dorong. Ancol juga bisa bergerak dengan cepat. Karena UMKM butuh solusi sekarang bukan 5-10 tahun ke depan. Kita ingin ciptakan lapangan kerja paling tidak 10-15 ribu di wilayah Ancol ini 5-10 tahun ke depan,” tandas dia. (Yendhi/b)