Tuesday, 23 October 2018

Hakim Agung dan Ketua Pengadilan Tinggi Malaysia Mundur

Rabu, 13 Juni 2018 — 15:44 WIB
Mahathir Mohamad. (reuters)

Mahathir Mohamad. (reuters)

MALAYSIA – Sejak menjabat Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad gencar melakukan “bersih-bersih” pemerintahannya dari pejabat peninggalan pemerintahan Najib Razak.

Hal ini menyebabkan sejumlah pejabat tinggi Negeri Jiran tersebut mundur dari pemerintahan. Terakhir, dua hakim senior Malaysia Hakim Agung Raus Sharif ,beserta Ketua Pengadilan Tinggi Malaysia Zulkefli Ahmad Makinudin, menyatakan pengunduran dirinya.

“Yang Mulia Raja telah memberikan persetujuannya pada pengunduran diri mereka pada 8 Juni,” kata pernyataan Kantor Catatan Pengadilan Federal seperti dilansir Reuters, Rabu (13/6/2018).

Daftar pejabat tinggi yang dipecat atau mundur dari jabatan mereka terus bertambah selama sebulan terakhir pasca kemenangan koalisi oposisi Mahathir pada pemilihan umum 9 Mei.

Penunjukkan Sharif dan Makinudin sebagai Hakim Agung dan Ketua Pengadilan Tinggi oleh Najib tahun lalu, sebenarnya mendapat tentangan dari pakar hukum Malaysia. pasalnya, keduanya diketahui sudah melewati usia pensiun.

Pada minggu lalu, Malaysia menunjuk seorang Jaksa Agung, Tommy Thomas. Ia menegaskan akan mengungkap kasus skandal 1MDB yang menyeret nama mantan Perdana menteri Najib Razak. (embun)