Sunday, 22 July 2018

Harga Daging Meroket, Sandi Berdalih Soal Jenis dan Kualitas

Rabu, 13 Juni 2018 — 20:31 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno (yendhi)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno (yendhi)

JAKARTA –  Kian mendekati Hari Raya Idul Fitri harga-harga kebutuhan pokok kian meroket. Tidak terkecuali harga daging sapi yang menembus harga Rp 150 ribu per kilo, bahkan sejumlah pedagang menyebut pada H-1 akan mencapai harga Rp 160 ribu perkilo.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno berdalih, mahalnya harga daging di tingkat pedagang karena jenis daging dan sapi yang berbeda, harga mahal tersebut karena kualitas daging dan jenis sapi yang terbaik.

“Di beberapa tempat memang harganya lain, karena jenis dagingnya juga lain bagian lain dari yang lain, jenis sapi juga lain, yang kita pantau kemarin stabilnya Rp 120 ribu  di Pasar Senen,” kata Sandiaga di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2018).

Pria yang akrab disapa Sandi ini tidak menampik adanya kesengajaan dari pedagang menaikkan harga untuk mencari keuntungan pribadi. Pedagang umumnya berdalih memanfaatkan kebutuhan tinggi masyarakat menjelas Hari Raya Idul Fitri atau yang biasa disebut momen ‘Setahun sekali’.

“Nanti H+3 saya akan berikan pernyataan ke media tentang penanganan stabilitas harga pangan. Memang ada beberapa pedagang masih coba menaikkan karena ini injury time karena mereka bilangnya ya cuma setahun sekali pak,” beber Sandiaga.

Kendati demikian, Sandiaga pastikan harga masih stabil dibandingkan tahun sebelumnya. “Tapi ini jangan sampai mendistorsi bahwa keadaan pangan itu ga stabil, justru berdasarkan data-data, bahwa tahun ini harga pangan lebih stabil dari tahun kemarin,” tandasnya. (Yendhi/win)