Saturday, 20 October 2018

Masa Puncak Mudik Sudah Terjadi, Berlangsung Hingga H-1

Rabu, 13 Juni 2018 — 16:56 WIB
Antrean di GTO Cikarang Utama pada pagi subuh.(ist)

Antrean di GTO Cikarang Utama pada pagi subuh.(ist)

BEKASI  – Tiga hari menjelang lebaran jalur mudik di wilayah Kabupaten Bekasi sudah memasuki masa puncaknya. Diperkirakan kepadatan masa puncak mudik ini akan berlangsung hingga Kamis.

“Puncaknya semalam, ya. Namun, akan juga terjadi hingga 14 Juni ini,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara Selasa (13/6).

“Memang semalam sampai tadi jam 12.00 terjadi puncak arus mudik, tapi kita sudah lakukan contra flow dari km 35 sampai KM 62 dan sebagian dikeluarkan melalui GT Cikarang Barat lanjut lewat jalur pantura,” tambahnya lagi.

Sementara itu  sudah ada 563 Ribu Kendaraan Keluar dari Jakarta Melalui GT Cikarang Utama Sejak H-8 hingga H-3 Lebaran.

Sejak H-8 (7/6) hingga H-3 tepatnya hari Selasa (12/6) terpantau 563.083 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jumlah tersebut meningkat 39,8% dari volume lalin normal yaitu 402.672 kendaraan.

Faiza Riani Customer & Employee Relations Manager PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengatakan Jasa Marga juga mencatat distribusi lalu lintas dari GT Cikarang Utama ke Jalur Utara (via GT Palimanan dan GT Cikampek) adalah sebesar 60%. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 40%.

“Untuk lalin pada H-3 Lebaran sendiri, Jasa Marga mencatat 104.690 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Angka tersebut naik 55,99% dari volume lalin normal, 67.112 kendaraan.

Jasa Marga memprediksi 89.838 kendaraan akan meninggalkan Jakarta pada H-2 Lebaran yang jatuh hari ini (13/6). Angka tersebut naik 33,86 % dari volume lalin normal, 67.112 kendaraan.

Hingga saat ini masih terpantau kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada titik-titik tertentu seperti keluar masuk _rest area_ dan penyempitan lajur _(bottle neck)._ Jasa Marga dengan diskresi Kepolisian hingga saat ini masih memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dari Km 35+600 hingga Km 61+500.

Selain itu, Jasa Marga bekerjasama dengan Kepolisian juga masih melakukan buka tutup pengalihan arus lalu lintas ke GT Cikarang Barat 3 untuk masuk kembali melalui GT Cikarang Barat 1. (lina/win)