Sunday, 16 December 2018

Mudik Gratis, Tak Ada Nasi Kotak Penumpang Kapal Kelaparan

Rabu, 13 Juni 2018 — 20:38 WIB
Jeruk, kue kering, Aqua gelas dan sebotol minuman ringan yang diterima penumpang kapal mudik gratis jurusan Lampung saat berbuka puasa Rabu petang (ist)

Jeruk, kue kering, Aqua gelas dan sebotol minuman ringan yang diterima penumpang kapal mudik gratis jurusan Lampung saat berbuka puasa Rabu petang (ist)

JAKARTA  – Ratusan penumpang mudik gratis kapal laut tujuan Pelabuhan Panjang Lampung mengaku kelaparan karena saat berbuka puasa tidak mendapatkan makanan nasi kotak seperti yang dijanjikan petugas saat mendaftar.

Para penumpang KM Mutiara Barat yang sudah masuk ke dalam kapal sejak pukul 15.00 hingga pukul 19.00 belum juga berangkat ini merasa kecewa sebab selain tidak dapat makan, warung yang jualan di dalam kapal juga tidak menjual nasi.

Akibatnya mereka berbuka puasa hanya dengan sebuah jeruk, Aqua, Kue kering pemberian petugas kapal. Itu yang diberikan oleh anak buah kapal (ABK).

“Saya bersama dua anak saya puasa begitu azan Magrib cuma makan cemilan kue kering dan Aqua gelas kecil sama minuman ringan pemberian anak buah kapal (ABK) ,” tutur Ny. Vivi satu penumpang yang mengunjungi langsung Poskota lewat telepon, Rabu malam (13/6/2018) pukul 19.00.

Dia bersama penumpang lainnya tidak membawa bekas nasi dan makanan dikarenakan awal pendaftaran dijelaskan mendapatkan makan dua kali. Janji tersebut dipertegas kembali oleh petugas pendaftaran saat registrasi ulang sebelum motor masuk ke dalam kapal.

“Satu orang dapat dua kupon makan nasi kotak, saya dan dua anak saya seluruhnya dapat enam kupon makan masing-masing dua kali makan saat berbuka puasa dan sahur,” tutur Vivi.

“Buat apa kupon ini kalau makanannya tidak ada, masak dari Shubuh puasa buka cuma jeruk nunggu nasi lagi sampe sahur, terpaksa deh lanjutin puasanya sampe sahur nanti.”

Sementara itu rilis Humas Direktorat Perhubungan Darat yang diterima Poskota menyebutkan seluruh penumpang kapal mudik gratis akan mendapatkan makanan untuk buka puasa maupun sahur.

Pitra Setiawan, Humas Ditjen Perhubungan Laut yang dihubungi pukul 20:00 menyebutkan untuk penumpang kapal jurusan pelabuban Panjang Lampung makanannya sedang dimasak, namun tidak dijelaskan apakah makanan tersebut buat sahur atau berbuka yang waktunya sudah lewat dua jam. (dwi/win)