Tuesday, 21 August 2018

Survei SPIN, Prabowo Kuasai Jawa Barat

Rabu, 13 Juni 2018 — 12:09 WIB
Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra. (reuters)

Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra. (reuters)

JAKARTA –  Jelang Pilpres 2019 lembaga Survey  & Polling Indonesia (SPIN)  merilis hasil survei di Jawa Barat. Hasilnya, elektabilitas Ketua Umum Gerindra  Prabowo Subianto mengungguli Joko Widodo. 

Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara menjelaskan Prabowo  memimpin suara di Jawa Barat dengan perolehan  45,3% , sedangkan Jokowi mendapat 40,9%, sementara yang menjawab tidak tahu 13,8%.

“Jika terjadi ‘dejavu Pilpres 2014’ di 2019 alias remacth head to head el classico  antara Prabowo versus Jokowi, maka Prabowo Subianto juga masih memimpin perolehan suara di Jawa Barat,” kata melalui keterangan tertulis, Rabu (13/6/2018).

Lebih lanjut saat responden ditanya jika Pilpres 2019 di gelar hari ini, Prabowo juga unggul dengan 37,1% suara, Jokowi meraih suara 30,5%, Gatot Nurmantyo 4, 2 % Agus Harimurti Yudhoyono 3.3%,  Anies Baswedan 2,1%  Hary Tanoesoedibjo 1,9%, Amin Rais 1,1% ,  Rizal Ramli  07%,  dan yang menjawab tidak tahu sebesar (19,1%).

“Tidak ada pergeseran di ProvinsiJawa Barat. Tanah Pasundan  itu tetap akan menjadi lumbung suara bagi Prabowo,  saat maju kembali melawan incumben Presiden Jokowi di Pilpres 2019,” terang Dosen Universitas Jayabaya itu.

Igor menuturkan kemenangan Prabowo atas Jokowi juga terjadi saat Pilpres 2014 lalu, dengan perolehan suara 14.167.381 (59,78%) diatas Jokowi dengan raihan 9.530.315 suara (40,22%). 

Pilkada Jabar dinilai  penting karena provinsi ini menyumbang hampir 20 %  pemilih nasional, dan voters di Jawa Barat dianggap berpengaruh terhadap perolehan suara nasional dalam pemilu serentak 2019. Igor merinci, setidaknya ada tiga  faktor penting sebab masih unggulnya Prabowo atas Jokowi di Jawa Barat. 

Pertama, faktor ketokohan Gubernur Jawa Barat  Ahmad Heryawan (Aher), kedua, demontration effect politik kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.  Meurutnya pasangan yang diusung Prabowo di Pilkada DKI Jakarta 2017 ini  menguatkan dan memantapkan pilihan warga Jabar terhadap mantan Danjen Kopassus ini. 

“Ketiga, pembanguan infrastruktur yang dilakukan oleh Presiden Jokowi memang nyata, namun perguliran isu tenaga kerja asing di Cimahi, Banten, Bogor, Bekasi,” ujar Igor.

Survei  SPIN ini dilaksanakan pada 5-10 Juni 2018 dengan responden 1.200 dan memakai teknik multistage random sampling. Margin of error 3% dan tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dilakukan melalui tatap muka langsung dengan bantuan kuisioner. Uji kualitas dilakukan melalui spot check dengan mengambil 20 % dari total sample. (ikbal/yp)