Wednesday, 19 September 2018

Tidak Mudik Warga Depok Serbu Pusat Perbelanjaan

Rabu, 13 Juni 2018 — 19:40 WIB
Sejumlah pengunjung Margo City, Jl. Raya Margonda, Depok perang diskon diserbu pengunjung. (anton)

Sejumlah pengunjung Margo City, Jl. Raya Margonda, Depok perang diskon diserbu pengunjung. (anton)

DEPOK – Sejumlah pusat perbelanjaan, pertokoan dan mal di kawasan Kota Depok dua hari menjelang Lebaran mengelar perang diskon dan diserbu warga. Kepadatan pengunjung terjadi sejak pukul 10:00 hingga sore hari menjelang berbuka puasa terlihat di pusat belanja ITC Depok, Ramayana, D’Mal, Margo City, Detos dan Depok Town Center.

“Mumpung tidak mudik Lebaran jadi ngajak anak-anak jalan jalan ke mal sambil ngabuburit menjelang buka puasa di sini,” kata Rusdiansyah, warga Depok Utara saat membawa anaknya berkeliling pusat perbelanjaan Margo City sambil menunggu buka puasa, Rabu (13/6).

Tidak hanya ngabuburit menunggu buka puasa tapi juga sekalian melihat harga barang kebutuhan menyambut Lebaran seperti baju, kaos, sepatu, sandal dan lainnya karena mereka menggelar diskon 25 persen hingga 75 persen dari harga resmi saat tidak lebaran, tuturnya.

Hal senada dikatakan, Ny. Aini, warga Perumahan Bogor Riveria, Sawangan, yang mengajak ke dua anaknya memborong sejumlah pakaian di pusat perbelanajaan pinggir Jalan Raya Sawangan dekat Rumah Sakit Bakhti Yudha Depok. “Ya lumayan ada harga kortingan jadi bisa belanja baju buat lebaran anak-anak,” tuturnya

Sejumlah pengunjung Margo City, Jl. Raya Margonda, Depok perang diskon diserbu pengunjung. (anton)

Sementara itu, GM Margo City, Kristiyanto Nasution didampingi Humas Rani Fitriawati, mengakui jumlah pengunjung ke pusat belanja Margo City hampir setiap hari ribuan orang. Mereka tidak hanya ingin berbelanja karena ada diskon Lebaran berbagai produk yang dijual dan berkeliling saja tapi juga ngebuburit menunggu buka puasa di sejumlah konter makanan yang tersedia.

“Seminggu ini jumlah pengunjung terus meningkat terlebih hari ini jumlahnya dari pagi hingga sore diperkirakan mencapai puluhan ribu pengunjung,” ujarnya yang mengaku jumlah petugas keamanan terpaksa ditambah termasuk petugas parkir yang ada. (anton/b)