Tuesday, 23 October 2018

Hasil Sidang Isbat , Hilal Terlihat di Indonesia

Kamis, 14 Juni 2018 — 19:05 WIB
Suasana sidang Isbat di kantor Kemenag

Suasana sidang Isbat di kantor Kemenag

JAKARTA –Peneliti Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Cecep Nurwendaya memaparkan perihal posisi hilal awal Syawal 1439H dalam sidang isbat di gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Kamis (14/6/2018).

“Ada referensi bahwa hilal Syawal 1439 Hijriah hari Kamis tanggal 14 Juni 2018 dapat teramati dari wilayah Indonesia,” paparnya.

Cecep melanjutkan, ijtimak terjadi pada hari Kamis dini hari sekira pukul 02.43 WIB. Cecep pun menegaskan jika posisi hilal sudah positif.

Di Indonesia hilal berada pada posisi signifikan untuk dilihat. Untuk di Pelabuhan Ratu, posisi hilal saat terbenamnya matahari pada posisi 7,72 derajat dengan umur bulan 15 jam 00 menit 36 detik,” paparnya.

Kementerian Agama (Kemenag) menggelar pemantauan hilal dan sidang itsbat untuk menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H.

Pemantauan hilal dilakukan pada 97 titik di 34 provinsi. Nantinya, hasil Rukyatul Hilal akan dimusyawarahkan dalam sidang itsbat yang digelar di gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2018).

Sidang dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kemenag dan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag. (CW6/b)