Tuesday, 23 October 2018

Jumlah Pemudik di 52 Pelabuhan Meningkat Signifikan

Kamis, 14 Juni 2018 — 17:17 WIB
Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran 2018, Ferdy Trisanto

Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran 2018, Ferdy Trisanto

JAKARTA – Jumlah penumpang angkutan laut Lebaran di 52 pelabuhan meningkat signifikan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengklaim situasi secara umum dalam keadaan terkendali, aman dan lancar.

Dari data Posko Angkutan Laut Lebaran tahun 2018, jumlah penumpang angkutan laut sejak H-15 (31/5) sampai dengan H-1 (14/6) pukul 08.00 WIB sebanyak 748.031 orang berangkat dan penumpang turun sebanyak 717.577 orang.

Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran 2018, Ferdy Trisanto mengatakan kenaikan jumlah penumpang tersebut berdasarkan pemantauan dan monitoring yang dilakukan terhadap 52 pelabuhan pantau.

“Sampai dengan H-1(14/6) pukul 06.00 WIB, pelabuhan terpadat adalah pelabuhan Batam dengan total jumlah 167.041 orang,” tutur Fredy Kamis (14/6).

Selain Batam yang mengalami kepadatan penumpang adalah Tanjung Balai Karimun (119.248 orang), Tanjung Pinang (88.566 orang), Tanjung Perak (75.099 orang) dan Ternate (70.606 orang).

Sementara itu, program arus mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut tahun 2018 sudah diberangkatkan semua seluruh kapal dan berjalan lancar sampai tujuan.

Dari jumlah quota terisi 78 persen penumpang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan kapal mudik gratis (kapal perintis, ternak dan kapal Dobonsolo) sejak tanggal 9 Juni sd. 13 Juni 2018.

Sedangkan untuk arus balik, kapal mudik gratis sepeda motor akan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada tanggal 18 sampai 22 Juni 2018.

“Untuk arus balik tingkat keterisiannya sudah mencapai di atas 70 persen. Bagi calon penumpang yang akan ikut dapat mendatangi langsung posko mudik gratis di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang,” ujar Ferdy.

Diakui ada kendala sedikit pada arus mudik yakni adanya sejumlah penumpang yang tidak terangkut pada tanggal 12 Juni 2018 mudik gratis yang digagas oleh Pemda dikarenakan keterbatasan kapasitas kapal.

Namun dapat diatasi dengan diangkut menggunakan Kapal Negara Kenavigasian KN. Bacan milik Disnav Ambon.

Begitu juga kejadian serupa di Jawa Timur ketika terjadi lonjakan penumpang, Ditjen Perhubungan Laut melakukan rerouting sejumlah kapal perintis dan penambahan untuk membantu mengangkut penumpang dimaksud. (dwi/b)