Sunday, 16 December 2018

Sandi Minta Buaya di Pondok Dayung Jangan Ditembak

Senin, 18 Juni 2018 — 18:54 WIB
Buaya yang terlihat di sekitar Dermaga Sunda Pondok Dayung, Tanjung Priok (ist)

Buaya yang terlihat di sekitar Dermaga Sunda Pondok Dayung, Tanjung Priok (ist)

 

JAKARTA – Fenomena munculnya buaya muara di perairan Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok Jakarta Utara masih menjadi perbincangan ditengah masyarakat. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Shalahudin Uno pun minta agar buaya tersebut ditangkap hidup-hidup.

 

“Kita lakukan search dengan harapan buaya tersebut bisa diamankan dalam keadaan hidup-hidup, dijaring bukan ditembak,” kata Sandiaga di salah satu restoran di kawasan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (18/6/2018).

Untuk mencari buaya tersebut, lanjut Sandiaga, pihaknya telah menyiapkan tim khusus bekerjasama dengan anggota TNI angkatan Laut.

“Kami kemarin sudah menggelar apel. Itu saya perintahkan ke Pak Bupati sebagai kepala apel, dan juga BPPD, Damkar, dan juga dinas KPKP untuk memastikan ada tim khusus yang dibentuk untuk melacak di mana keberadaan buaya tersebut, bekerja sama dengan teman-teman dari Koarmabar, Komando Armada Barat. Dan juga mungkin nanti dengan komunitas,” ucap Sandiaga.

Pria yang akrab disapa Sandi tersebut juga telah melalukan langkah antisipasif agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Sehingga masyarakat tidak akan dibuat was was ketika berenang di sekitar perairan Dermaga Pondok Payung atau di sekitar pantai Ancol.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri akan berkerjasama dengan ahli untuk mencari tahu alasan buaya tersebut bisa muncul di perairan yang banyak akivitas manusia. Sandi sebut ada alasan lain kenapa buaya tersebut bisa keluar dari habitatnya.

“Apakah ada perubahan iklim, apakah ada perubahan dari rantai makanannya, dan juga apakah ada juga gangguan di tempat mereka biasanya berkembang biak. Jadi itu yang harus kita mendapatkan masukannya baik dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) maupun lembaga-lembaga yang terkait,” tandas Sandi. (Yendhi/b)