Wednesday, 21 November 2018

ASN Bolos Hari Pertama Kerja Bakal Kena Sanksi

Selasa, 19 Juni 2018 — 15:47 WIB
ilustrasi

ilustrasi

BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, R. Ruddy Gandakusumah, meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) tegas menindak pegawai yang mangkir saat hari pertama masuk kerja.

“Saya meminta kepala BKPPD  bersikap tegas atas manajemen kepegawaian serta semua aturan yang melekat kepada ASN,” katanya.

Ruddy mengatakan libur yang diberikan pemerintah lebih dari cukup, jadi tidak ada alasan bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) tidak masuk atau bolos pada hari pertama masuk pada Kamis (21/6/2018) nanti.

Ruddy mengatakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi harus kembali masuk kerja usai libur Idul Fitri.  Hal utama, katanya, sebagai Pj Walikota dirinya ingin pelayanan umum terhadap publik kembali berjalan normal pada hari pertama masuk kerja.

Karenanya dia meminta Inspektorat Daerah dan BKPPD untuk bisa mengawasi sekaligus mendata ASN yang tidak masuk pada hari pertama kerja nanti. “Jika ada ASN yang memang sengaja tidak masuk atau bolos tanpa alasan yang jelas, akan ditindak sesuai aturan,” katanya.

Bukan itu saja, lanjut Ruddy, bagi ASN yang tidak masuk atau bolos kerja akan rugi karena berdampak terhadap pengurangan Tambahan Penghasilan PNS (TPP) yang nota bene berbasis daftar hadir. (chotim/mb)