Tuesday, 20 November 2018

Tinjau Bandara Soetta, Wakapolri : Jangan Sampai Arus Balik Tidak Bagus

Selasa, 19 Juni 2018 — 0:24 WIB
Komjen Syarifuddin di Posko Terpadu Bandara Soekarno-Hatta, Senin (18/6/2018).

Komjen Syarifuddin di Posko Terpadu Bandara Soekarno-Hatta, Senin (18/6/2018).

TANGERANG – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Syarifuddin memantau arus balik Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Menurutnya, angka kondusifitas arus mudik Lebaran 2018 turun 60 persen.

“Penurunan tersebut berkat adanya pembangunan infrastruktur yang berdampak positif saat arus mudik tahun ini,” kata Komjen Syarifuddin di Posko Terpadu Bandara Soekarno-Hatta, Senin (18/6/2018).

Berkat pembangunan infrastruktur yang masif itu, kata Syafruddin, jarak tempuh Bekasi-Semarang saat terjadi kepadatan kendaraan memakan waktu selama 10 jam. Jika kondisi lengang, waktu tempuh Bekasi-Semarang hanya 7 jam.

“Bersyukur, karena yang dilakukan pemerintah untuk menggenjot infrastruktur jalan bisa didapatkan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, perwira bintang tiga ini menambahkan, angka kecelakaan saat arus mudik Lebaran tahun ini juga mengalami penurunan sekitar 30 persen.

“Faktor utamanya (penurunan) adalah infrastruktur, terutama di jalur Jawa, Jakarta hingga Semarang, kemudian di Semarang yang terpecah sampai Solo. Dan masyarakat Jawa Timur itu mudik ke Jawa Tengah,” ujar Syafruddin.

Wakapolri berharap, puncak arus balik Lebaran yang diprediksi pada Rabu (20/6/2018) mendatang berlangsung kondusif dan tidak mengalami kendala yang mengganggu kelancaran arus balik Lebaran 2018.

“Semoga tidak ada kendala berarti pada puncak arus balik nanti yang diprediksi lusa nanti,” imbuhnya.
Komjen Syarifuddin meminta kepada seluruh anggotanya dan stakeholder yang terlibat, untuk tidak over confidence mengatasi persoalan arus balik Lebaran 2018.

Jenderal bintang tiga ini mengatakan, kesiapan aparat kepolisian menjadi pendukung kelancaran arus mudik Lebaran kemarin.

“Justru kita harus antisipasi baliknya jangan sampai mudiknya bagus, baliknya tidak bagus,” ujar Syafruddin.

Untuk itu, kata Syarifuddin, aparat dan stakeholder terkait diminta untuk melayani pemudik agar benar-benar kembali dengan lancar dan selamat sampai tujuannya masing-masing.

“Kita jangan lengah atau offer confidence, oleh karenanya apa yang dilakukan pada arus mudik, juga dilakukan pada arus balik,” katanya.

Syarifuddin menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan seluruh personel dalam mengamankan arus balik Lebaran yang diperkirakan baru akan terjadi pada 19 dan 20 Juni 2018.
“Untuk aparat kepolisian hari ini sudah antisipasi arus balik, walaupun mungkin belum sekarang. Tapi anggota kami di lapangan sudah tersebar,” pungkasnya. (Imam)