Friday, 16 November 2018

Kamis, PNS Berani Bolos Ini Ancaman Sandi

Rabu, 20 Juni 2018 — 1:20 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno

JAKARTA – Wakil Gubernur Sandiaga Uno tak akan memberikan toleransi kepada bawahannya yang mangkir di hari pertama kerja usai libur Lebaran, Kamis (21/6/2018).

Sanksi tegas berupa pemotongan TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) dan disipliner akan dilayangkan bagi PNS (Pegawai Negeri Sipil) Pemprov DKI Jakarta yang bolos.

Menurut Sandiaga, libur Lebaran tahun ini sangat cukup yakni 10 hari. “Ayo dong balik ke kantor tepat waktu dan langsung produktif,” tegasnya.

Bagi PNS yang bolos, sambung Sandiaga, bakal dijatuhi sanksi berupa pemotongan TKD dan sanksi indispiliner.

TIGA MENTERI

Adapun tahun ini, pemerintah pusat menambah tiga hari cuti bersama untuk libur Lebaran 2018. Penambahan libur itu tercantum dalam surat keputusan bersama tiga menteri tentang libur nasional dan cuti pada Rabu, 18 April 2018.

Tiga menteri tersebut adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

Cuti bersama Lebaran mulai 13, 14, 18, hingga 19 Juni 2018. Tambahan cuti terdiri dari 11-12 Juni 2018 dan 20 Juni 2018. Kebijakan itu membuat cuti libur Lebaran 2018 menjadi 10 hari.
Bahkan, bisa bertambah menjadi 12 hari karena pada 9-10 April adalah hari libur yakni, Sabtu dan Minggu. “Tidak ada toleransi bagi PNS Pemprov DKI Jakarta yang membolos, sudah libur panjang,” pungkas Sandiaga. (guruh/st)