Saturday, 22 September 2018

Cici Tegal Tinggalkan Dunia Lawak

Jumat, 22 Juni 2018 — 1:22 WIB
Foto instagram

Foto instagram

BEBERAPA tahun silam, nama Cici Tegal amat populer. Tak ada yang tak kenal dengan wanita ayu ini. Namanya meroket berkat gaya khas lawakannya yang berlogat ‘ngapak’ Tegal. Tapi Cici kini meninggalkan dunia komedi, film dan sinetron yang sudah membesarkan namanya, dan fokus ke dunia sosial.

Komedian sekaligus bintang iklan, film dan sinetron Cici Tegal, tak pernah lagi tampil melawak maupun membintangi sinetron di dunia hiburan tanah air. Artis yang terkenal denga gaya ‘ngapak’ ini kini hijrah ke dunia religi, fokus beribadah dan melakukan kegiatan sosial.

“Saya jarang melawak sekarang, karena lucu-lucuan sekarang menyela orang, saya lebih suka melawak dengan menjelekkan diri saya sendiri. Sekarang sih saya fokus beribadah dan aksi sosial saja,” tutur Cici Tegal kepada Pos Kota belum lama ini.

Bintang sinetron ‘Warung Tegal’ ini mengatakan dirinya tak hanya beraktivitas sosial, namun ia juga menjalankan bisnis miliknya yang berbasis syariah.

“Iya saya bisnis kecil-kecilan, saya merasa sudah cukup tua juga ya, jadi saya sekarang lebih banyak mendekatkan diri ke Allah,” ucap bintang sinetron ‘Jin dan Jun’ ini.



SELALU BERSYUKUR

Artis kelahiran Jakarta, 5 Desember 1961 ini mengaku punya kisi-kisi khusus dalam menggeluti dunia keartisan. Menurutnya talenta yang dimilikinya itu harus disyukurinya.

“Kita itu harus pandai bersyukur dan mawas diri, jadi harus berhati-hati kalau menjadi artis itu, jangan sampai terjerat narkoba dan melakukan hal-hal negatif,” ungkap bintang film ‘Doa Yang Mengancam’ ini.

Cici tak menyesal telah meninggalkan dunia seni yang telah membesarkan namanya. Padahal dunia artis telah membuatnya tekenal, meraih penghargaan Piala Vidia untuk Pemeran Pendukung Wanita FTV, serta pundi-pundinya yang terus menggelembung. Namun Cici sudah mantap berhijrah.

Pemilik nama lengkap Sri Wahyuningsih ini kini rajin mengikuti pengajian dan acara-acara keagamaan lainnya. “Ikut pengajian sama ibu-ibu bisa sebulan sekali atau seminggu sekali,” ucap Cici.

Kalau dulu Cici selalu sibuk membagi waktu lantaran banyak job saat momen Tahun Baru, undangan mengisi acara hari ulang tahun perusahaan dan tawaran lainnya, kini kesibukannya adalah pada setiap momen acara keagamaan.

Seperti perayaan Tahun Baru Islam, Maulid Nabi SAW hingga, Ramadhan, Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, Cici sudah pasti sibuk.

“Saya sering jadi panitia kegiatan agama, kadang suka ngundang artis buat meramaikan acara. Saya juga mendukung kegiatan MUI dalam segala hal termasuk soal sosialisasi bahaya narkoba,” tandas Cici Tegal. (mia/d/ird)