Wednesday, 19 September 2018

Ridwal Kamil Unggul di Pilkada Jawa Barat, SBY Menerima, AHY Terkejut

Rabu, 27 Juni 2018 — 18:06 WIB
SBY dan AHY bersama Hinca Panjaitan pantau hasil Pilkada 2018

SBY dan AHY bersama Hinca Panjaitan pantau hasil Pilkada 2018

JAKARTA – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum unggul sementara dalam berbagai lembaga survei yang melakukan hitung cepat atau quick count hasil Pilkada Jawa Barat. Perolehan suara Ridwan Kamil menggungguli paslon Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi yang diusung duet Partai Demokrat – Golkar dan dua paslon lainnya. Bahakan pasangan ini hanya berada di urutan ketiga.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan menerima jika jagoannya itu kalah dari Ridwan Kamil jika Pilkada Jawa Barat telah berlangsung jujur dan adil.

“Menurut saya kalau memang Jawa Barat ini jujur dan adil harus kita terima hasil itu. Yang diusulkan Demokrat tidak berhasil ya harus kita terima. Kan sportivitas itu penting dalam apapun. Termasuk pemilhan umum,” katanya di Wisma Proklamasi, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/6/2018).

Mantan Presiden RI itu mengaku siap menerima konsekuensi kalah dalam mengikuti suatu pemilihan, termasuk Pilkada Jawa Barat.

“Kita konsisten dan konsekuen menerima kekalahan atas calon-calon yang kami using sepanjang semuanya berlangsung jujur dan adil,” tandasnya.

Sementara itu Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku terkejut melihat hasil hitung cepat Pilkada Jawa Barat. AHY menilai perolehan suara yang didapatkan Mayjen (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu melonjak dratis.

Putra sulung SBY itu mengatakan dari hasil lembaga survei jelang pencoblosan, elektabilitas Deddy – Dedi masih unggul dibandingkan dengan paslon yang diusung Gerindra, PKS dan PAN itu. Namun setelah pelaksanaan pemilihan terjadi pergeseran perolehan suara.

“Tapi yang mengejutkan memang adanya peningkatan signifikan dari pasangan calon urut nomor 3. Yanv menurut kami mendapatkan peningkatan suara yang luar biasa di hari pencoblosan ini,” terangnya.

Terkait perolehan suara Demokrat di Jawa Barat pada Pilkada 2018, suami Annisa Pohan itu mengaku belum mengetahui faktor yang mempengaruhi. AHY mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap hasil Pilkada Jabar.

“Saat ini masih banyak yang perlu kita pelajari telusuri dan investigasi. Kami dari partai Demokrat, juga ingin tahu lebih banyak jika ada yang meleset dari hasil survei terkahir yang dilakukan sejumlah lembaga. Banyak faktor yang bisa kami dapatkan. Tidak mungkin saya akan cari tahu sekarang karena belum usai betul,” tegas AHY. (ikbal/b)