Friday, 24 May 2019

Perluasan Ganjil Genap Menuai Pro-kontra

Kamis, 28 Juni 2018 — 7:03 WIB
Pemberitahuan soal pelaksanaan ganjil genap

Pemberitahuan soal pelaksanaan ganjil genap

JAKARTA – Kebijakan perluasan wilayah ganjil-genap di Jakarta selama pelaksanaan Asian Games 2018 menuai pro dan kontra. Banyak warga tak mendukung karena akan menyulitkan akses beraktivitas. Namun, demi suksesnya pesta olahraga itu ada pula yang mendukung kebijakan tersebut.
“Susah kalau jalan-jalan banyak diterapkan ganjil-genap. Sudah lah ganjil genap diberlakukan di jalan-jalan yang sekarang saja, tak perlu dipelruas,” ujar Yusen, pengendara, saat ditemui di Jalan Gajah Mada, Jakarat Barat, Rabu (27/6).

Yusen tak yakin perluasan sistem ganjil-genap itu bisa mengurai kemacetan selama Asian Games. Ia mencontohkan, kemacetan di Jalan Thamrin dan Sudirman yang tetap macet meski sudah diterapkan ganjil-genap.

Hal yang sama juga diungkapkan Chandra, pengemudi taksi online. Ia tak setuju dengan perluasan ganjil genap karena pihaknya bakal kesulitan saat mengantar penumpang.

“Pasti menyulitkan. Kami harus memutar untuk hindari jalur ganjil genap. Kalau sudah begitu banyak nyedot BBM sehingga pendapatan berkurang,” ucapnya.

Sementara Yuni, pengendara lainnya, mendukung dengan perluasan ganjil genap. “Asian Games harus sukses. Silakan saja ganjil genap diperluas,” ucapnya.

ASIAN GAMES

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan perluasan wilayah ganjil-genap selama pelaksanaan Asian Games 2018.

Ganjil genap baru yang akan diuji coba pada 2 Juli ini meliputi, Jalan S Parman-Gatot Subroto-MT Haryono-DI Panjaitan-Ahmad Yani-hingga Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Jalan Arteri Pondok Indah atau di ruas Jalan Simpang Kartini sampai dengan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dan sepanjang ruas Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Sedankan ganjil genap sebelumnya telah diberlakukan di Jalan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Jenderal Sudirman. (guruh/st)