Wednesday, 14 November 2018

Kepergok Dorong Motor Curian, Maling Dipincangi Polisi

Minggu, 1 Juli 2018 — 21:47 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Kepergok saat mencongkel sepeda motor di TEmpat kos di Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, pencuri ini terpaksa berjalan pincang.
ia ditembak lantaran kabur dan tak menggubris tembakan peringatan petugas.

Rahmat Hidayatullah, 26, yang kaki kanannya di bedil petugas dan saat ini harus berjalan pincang. Tindakan tegas dan terukur yang diambil petugas, karena upaya melarikan diri saat anggota meminta pelaku menunjukan kunci leter T yang dibuang pelaku.

Kapolsek Kramatjati Kompol Nurdin Ar Rahman mengatakan pengungkapan kasus ini berawal saat tersangka beraksi di rumah kos warga. “Motor itu milik Bastian, 41 tahun,” katanya, Minggu (1/7/2018).

terdangka kemudian mendorong motor curian itu. Namun aksinya diketahui warga yang mengenal mobot yang didorong milik tetangganya. Entah siapa yang mengkomando. Rahmat langsung menjadi bulan-bulanan massa. “Pada saat itu pelaku diamankan warga, dan petugas langsung membawnaya ke polsek,” ujar Kapolsek.

Saat diinterogasi, sambung Kompol Nurdin, pelaku mengaku membuang kunci T yang digunakan untuk mencongkel motor. Untuk melengkapi bukti, petugas pun membawa pelaku kembali ke tempat pencurian untuk mencari alat bukti. “Bukti itu sangat dibutuhkan untuk kelengkapan pemeriksaan, makanya kami bawa balik lagi,” ungkapnya.

Namun, begitu tiba di lokasi, Rahmat langsung kabur begitu turun dari mobil. Polisi kemudian melepas tembakan peringatan. Tapi Rahmat terus saja lari tanpa menggubrisnya. “Akhirnya kami mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku,” terang Nurdin. “Kami masih kembangkan lebih dalam untuk mengetahui dari jaringan mana dan kemana barang-barang itu biasa dijual.” (ifand/yp)