Tuesday, 13 November 2018

Dua Wali Kota Filipina Dibunuh, Pelaku Masih Buron

Rabu, 4 Juli 2018 — 9:30 WIB
ilustrasi

ilustrasi

FILIPINA – Wali Kota Provinsi Nueva Ecija, Filipina, Ferdinand Bote, tewas ditembak Selasa (3/7/2018) sore waktu setempat. Hingga kini, kepolisian setempat masih menyelidiki pembunuhan ini dan mengejar pelaku.

Dilansir Rappler, Bote dalam perjalanan menuju wilayah Barangay Imelda menggunakan mobil saat pelaku yang mengendarai sepeda motor menghadang kendaraannya dan melepaskan tembakan. “Dia berulang kali ditembak oleh seorang pelaku yang belum teridentifikasi,” jelas Kepolisian Nasional Filipina.

Sempat dilarikan ke rumah sakit MV Gallego Cabanatuan, namun sayang pria 57 tahun tersebut dinyatakan sudah meninggal dunia. Menyusul tewasnya sang wali kota, juru bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque, bersumpah akan menyelidiki pembunuhan tersebut hingga tuntas.

“Kami pastikan, setiap orang akan bertanggung jawab atas setiap tindak pembunuhan yang dilakukan. Semaksimal mungkin kami akan berupaya mengungkap dalang tindak kekerasan ini,” kata Roque.

Pembunuhan Bote terjadi setelah satu hari sebelumnya Wali Kota Tanauan City, Antonio Halili, dibunuh oleh penembak jitu dalam sebuah acara seremoni di Balai Kota.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyebutkan jika Halili terlibat dalam perdagangan narkoba. Belum jelas apakah pembunuhan Bote dan Halili berkaitan. (mb)