Friday, 16 November 2018

Najib Razak Terancam 20 Tahun Lebih Penjara dan Hukuman Cambuk

Rabu, 4 Juli 2018 — 12:15 WIB
Najib Rajak di Pengadilan Malaysia menjalani sidang dakwaan. (reuters)

Najib Rajak di Pengadilan Malaysia menjalani sidang dakwaan. (reuters)

MALAYSIA – Sempat memegang jabatan tertinggi, hingga kini akhirnya Najib Razak harus duduk di kursi pesakitan. Mantan Perdana Menteri Malaysia tersebut kini tengah diadili atas dugaan korupsi dan penyelewengan dana negara.

Najib dalam sidang yang digelar Rabu (4/7/2018) dikenai dakwaan pelanggaran kriminal kepercayaan karena menerima dana Rp149 miliar dan satu dakwaan karena menerima gratifikasi.

( BACA : Berdasi Merah, Najib Razak Hadiri Sidang Tuntutan)

“Sebagai pejabat publik, perdana menteri dan menteri keuangan, Anda menggunakan posisi Anda untuk kepentingan pribadi dan menyebabkan kerugian total 42 juta ringgit,” kata Jaksa Agung Tommy terkait dugaan aliran dana SRC yang masuk ke rekening bank pribadi Najib dilansir Reuters.

Selain terancam  hukuman penjara hingga lebih dari 20 tahun, Najib juga terancam hukuman cambuk menggunakan rotan jika terbukti menyalahgunakan jabatannya.

Sementara itu, Najib menolak semua dakwaan yang diberikan dan menyatakan diri tidak bersalah. Pihak Najib pun meminta digelar pra-peradilan. (mb)