Thursday, 20 September 2018

Sandi : Hanya Pak Jokowi dan Pak Prabowo jadi Capres

Rabu, 4 Juli 2018 — 22:41 WIB
Jokowi dan Prabowo  (dok)

Jokowi dan Prabowo (dok)

JAKARTA – Wakil Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (DPP Gerindra), Sandiaga Salahudin Uno mengklaim tuntutan masyarakat Indonesia untuk calon presiden pada 2019 nanti hanya nama Probowo dan Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu sekaligus menanggapi adanya sejumlah dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang digadang-gadang akan maju sebagai calon presiden dijodohkan dengan beberapa politikus termasuk Agus Harimurti Yodhoyono (AHY).

“Jadi dua nama Pak Jokowi dan Pak Prabowo ini yang diharapkan masyarakat ini yang harus (calon presiden). Jadi elite itu mendengar aspirasi masyarakat, jadi kalau kita lihat itu yang ada disekarang dan kita harus menjawab dan memberikan solusi kepada masyarakat,” kata Sandiaga di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).

Sebagai pejabat Pemprov DKI, Sandiaga memandang hal itu sebagai yang wajar. Fokus dirinya dan Anies saat ini tidak lain untuk menyelesaikan permasalahan Jakarta dan menunaikan janji kampanye mereka.

“Kita selesaikan rencana kerja kita biarkan politik cair, biarkan mitra koalisi yang akan menentukan,” kata Sandiaga.

Harapan masyarakat, lanjut Sandiaga, hanya berharap ada Jokowi dan Prabowo dalam Pilpres 2019 mendatang. Keduanya hanya tinggal mencari pasangan untuk dijadikan wakil dalam memimpin Indonesia lima tahun kedepannya.

Gerindra sendiri disebut Sandiaga akan melakukan konsolidasi pada malam ini atau besok. Gerindra akan memberikan update hasil konsolidasi pada Jumat (6/7/2018) atau Sabtu (7/7/2018).

“Terakhir pak Probowo sudah mendapat hasil dari analisa kemarin pilkada, kemarin kita lihat bahwa memang ada kerinduan masyarakat untuk solusi masalah ekonomi dan pemerintahan yang bersih,” tandas dia. (Yendhi/b)