Tuesday, 20 November 2018

Sandiaga Sebut Perluasan Ganjil Genap Kurang Sosialisasi

Kamis, 5 Juli 2018 — 14:55 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno .(Cw2)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno .(Cw2)

 JAKARTA –   Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno menyebut masih kurang sosialisasi atas perluasan sistem ganjil genap (gage) di beberapa ruas jalan Ibu Kota.

Kendati demikian, hasil evaluasi selama empat hari dilaksanakan uji coba Sandi menilai sudah mulai efektif dan sudah terlihat perbedaan kondisi lalu lintas yang lebih lancar dibanding sebelum ada ganjil genap.

“Tapi ini masih awal jangan langsung ke kongklusi kita ingin ruas jalan yang terlibat ganjil genap efektif, kondisi yang masih seperti sekarang ini kita harap akan lebih lancar khususnya menghadapi Asian Games,” kata Sandiaga di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (5/7/2018).

Belum efektifnya sejumlah ruas jalan gage menurut Sandiaga masih kurang sosialisasi terhadap masyarakat sehingga tidak tahu adanya perluasan gage.

“Nah yang belum efektif, yang belum terdampak daripada ganjil genap kemungkinan sosialisasinya ini masih kurang. Informasi terhadap pengguna jalan ini masih kurang,” ujar Sandiaga.

Diharapkan, masyarakat ikut mendukung adanya perluasan sistem gage yang tidak lain untuk mensukseskan pagelaran Asian Games pada Agustus 2018 mendatang.

“Evaluasinya sejauh ini justru mendapat respon yang positif. Mereka (masyarakat) ingin mendukung, alhamdulillah kalau kita lihat dan kondisi lalu lintas setelah aktif lebih baik jika dibandingkan hari yang sama sebelum kebijakan rekayasa lalu lintas perluasan ganjil genap di lakukan,” kata Sandiaga.

Berdasarkan data yang diterima Sandiaga, selama evaluasi perluasan gage masih ada kendaraan yang melanggar. Namun, masih dalam kategori wajar.

“Bahwa setiap 30 menit kita evaluasi dan rata-rata ada 30 kendaraan yang melanggar. Jadi 1 menit 1 kendaraan yang melanggar. imini cukup baik tapi kita perlu dorong lagi untuk evaluasi dan sosialisasi ke masyarakat,” tandas dia.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperluas penerapan sistem gage disejumlah ruas jalan Jakarta. Hal tersebut untuk menyambut pagelaran Asian Games 2018 yang akan di gelar pada Agustus mendatang. Uji coba sistem ganjil genap sendiri dimulai sejak hari ini hingga 31 Juli 2018 mendatang. Peraturan baru akan di terapkan pada 1 Agustus 2018.

Adapun perluasan gage yakni di Jalan S Parman-Gatot Subroto-MT Haryono-DI Panjaitan-Ahmad Yani Jakarta Timur hingga Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Jalan Arteri Pondok Indah atau di ruas Jalan Simpang Kartini sampai dengan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dan sepanjang ruas Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sedangkan ganjil genap telah diberlakukan di Jalan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Jenderal Sudirman. (Yendhi/tri)