Friday, 16 November 2018

Kasus Kaca KRL Ditimpuk Masuk Wilayah Hukum Polres Bogor

Jumat, 6 Juli 2018 — 20:05 WIB
Petugas menunjukan kaca pintu KRL yang pecah akibat dilempar batu. (angga)

Petugas menunjukan kaca pintu KRL yang pecah akibat dilempar batu. (angga)

DEPOK – Proses penyelidikan yang dilakukan anggota Reskrim Polsek Bojonggede terhadap laporan pengerusakan pintu kaca KRL yang pecah akibat ditimpuk batu, masuk wilayah hukum Polres Kabupaten Bogor.

Meski demikian Kapolsek Bojonggede Kompol Agus Koster Sinaga tetap memerintahkan anggota dibawa pimpinan Kanit Reskrim Iptu Jajang Rahnat untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Anggota sudah memeriksa dan memintai keterangan setelah berkoordinasi dengan Kepala Stasiun Bojonggede terkait ada laporan pelemparan batu terhadap KRL dari arah Jakarta menuju Bogor wilayah kejadian di Km.50 masuk wilayah Cilebut-Bogor, dan masuk wilayah hukum Polsek Sukaraja Bogor,”ujarnya didampingi Kanit Reskrim Iptu Jajang kepada Pos Kota saat dikonfirmasi, Jumat (6/7/2018) siang.

Kompol Agus Koster Sinaga mengatakan pelemparan tersebut diketahui sekitar pukul 20.18 WIB, menyebabkan kaca pintu KA pecah dengan no kereta api 1550 selaku masinis Bp. Yogi

“Tadi pagi anggota reskrim didampingi Binmas Bojonggede Aiptu Warsito koordinasi dengan KS Bojonggede Dwi Efendi memberikan informasi yang sedang dibutuhkan. Berdasarkan viral video pengerusakan pintu kaca KRL menyebutkan terjadi di perlintasan Bojonggede, setelah diperiksa diluar wilayah hukum Polsek Bojonggede,”tutupnya. (Angga/b)