Wednesday, 19 September 2018

Menaker Setuju Pembentukan Dewan Pendidikan Nasional

Jumat, 6 Juli 2018 — 5:19 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri

Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri

JAKARTA – Dewan Pendidikan Nasional (DPN) sangat dibutuhkan untuk menyelaraskan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri demi menghadapi bonus demografi nasional pada 2030.

Pembentukan DPN merupakan langkah yang bagus untuk membantu pemerintah mengeluarkan kebijakan yang pas, selaras antara dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, di Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Hanya saja, katanya, inisiator pembentukan DPN tersebut nantinya tidak mengedepankan upaya pembentukannya semata, melainkan pelaksanaan fungsinya. Produk dari DPN, ia beralasan, adalah kajian-kajian yang dapat digunakan untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia supaya selaras dengan industri.

Ketidaksesuaian antara lulusan dengan kebutuhan pasar, diakui Menaker, menjadi salah satu permasalahan tenaga kerja di Indonesia sehingga keberadaan DPN sangat diperlukan.

“Saya menaruh harapan besar terhadap pendidikan di Indonesia. Apapun jenis pendidikannya, baik formal maupun informal, yang penting dapat meningkatkan kompetensi sehingga tenaga kerja Indonesia dapat masuk dunia kerja dengan mudah,” tutup kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. (rinaldi/b)