Wednesday, 26 September 2018

Demokrat Sodorkan AHY Pada Gerindra untuk Pilpres 2019

Sabtu, 7 Juli 2018 — 10:17 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono bersama istri, Anisa Pohan. (instagram)

Agus Harimurti Yudhoyono bersama istri, Anisa Pohan. (instagram)

JAKARTA –  Partai Gerindra terlihat semakin mantab untuk berkoalisi bersama Partai Demokrat dalam Pilpres 2019 mendatang. Pertemuan antara pimpinan kedua partai tersebut akan semakin diintensifkan.

Wakil Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (DPP Gerindra), Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, dalam waktu dekat pertemuan antara kedua petinggi partai Demokrat dan Gerindra akan terjadi.

Hal itu sebagai tindaklanjut pertemuan anatara Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan dengan Prabowo beberapa waktu lalu.

“Sangat baik (komunikasi Gerindra dan Demokrat) kemarin dari Pak Syarif akan dilanjutkan tahap-tahap berikutnya,” kata Sandiaga di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (6/7/2018) malam.

Dalam beberapa pertemuan, Demokrat telah menyodorkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk masuk dalam daftar nama calon presiden dan calon wakil presiden pada 2019 mendatang.

“Demokrat menyodorkan Pak AHY. Kita sampaikan bahwa Pak AHY ini sangat populer di kalangan muda. Pak Prabowo sama semuanya bisa bekerjasama tapi ini fokusnya di bidang ekonomi dan harus didapatkan mitra koalisi yang bisa menyetujui. Ini pembicaraannya sangat sehat dan sangat konstruktif,” ujar Sandiaga.

Setelah ada komunikasi yang baik antara Demokrat dan Gerindra maka akan dilakukan tahapan-tahapan lain dan akan terjadi kesepakatan antara kedua partai tersebut.

“Ada formula-formula yang harus ditentukan. Karena ini bukan hanya bagi kekuasaan, bukan hanya presiden dan wapres, tapi platformnya apa yang mau didorong. Pak Prabowo percaya ekonomi pasal 33, ekonomi pancasila, ekonomi berbasis UU 45 itu harus disepakati dulu. Kalau masih seperti ini, lap kerja susah, banyak TKA, kita ga bisa memastikan produksi dari usaha-usaga kita, UKM kita bisa ditopang itu akan sulit. Jadi kita yakin dulu platformnya itu, kalau disepakati baru kita maju,” tegas Sandiaga. (yendhi/mb)