Wednesday, 14 November 2018

Koleksi Istri Sampai Empat Masih Goda Bekas Istrinya

Sabtu, 7 Juli 2018 — 6:40 WIB
Kelakuan Bertolak Belakang

AGAKNYA  Fahimsyah, 50, memang lelaki pejuang selangkangan. Bini sudah empat, masih goda bini orang, meski Ny. Zainab 40, ini dulu bekas istrinya. Ketika skandal terbongkar, Fahimsyah nyaris dipersekusi massa. Hanya karena profesinya jadi ustadz,  emosi warga masih bisa diredam. Fahimsyah hanya diusir.

Profesi ustadz bukan sembarangan, dia sangat dihormati umat karena selalu memberi pencerahan soal dunia-akhirat. Tapi yang namanya setan, jika mau menyesatkan seseorang, tidak pandang bulu. Biar ustadz, biar kyai, tetap saja jadi target perusakan iman mereka. Karena yang digoda ustadz yang tentu saja pakar agama, setan penggodanya juga yang berkelas, minimal S3 lulusan Amerika.

Nah, di Majalengka, tepatnya di  Kecamatan Sumberjaya, ustadz Fahimsyah sedang jadi sasaran tembak setan penggoda iman itu. Bininya sudah 4 biji, tapi dia masih main mata dengan Ny. Zainab warga Desa Mirat masih kecamatan yang sama. Dia adalah jemaah oknum ustadz itu sendiri.

Ny. Zainab sebetulnya pernah jadi istri Fahimsyah. Mungkin karena tak tahan banyak madu, dia pilih mengalah. Lho, madu kan enak, apa lagi madu Dompu. Bukan, ini bukan madu made in Sumbawa, tapi madu dalam arti suami banyak istri. Wanita cap apapun pasti tak suka bila cintanya dibagi-bagi kaya sembako.

Perpisahan Zainab – Fahimsyah sebetulnya sudah terjadi 5 tahun lalu. Tapi karena Zainab jadi jemaahnya, tiba-tiba nyambung lagi. Ini “berkat” peran setan yang S3 Amarika itu tadi. Tim yang dinamakan Tim Goda Untuk Perusakan Perkawinan, segera menggarapnya. Ada bagian yang menggoda Fahimsyah, ada pula bagian yang menggoda Zainab. Target tim tersebut adalah, sampai Fahimsyah – Zainab selingkuh, terjebak dalam koalisi kenikmatan.

Meski Zainab punya suami, karena peran serta setan, oknum ustadz ini bisa saja mencari peluang. Entah sudah berapa kali keduanya terlibat “baku hantam” di ranjang, tahu-tahu pukul 24.00 beberapa malam lalu Fahimsyah digerebek warga Desa Mirat untuk bertanggungjawab atas tindakannya terhadap Ny. Zainab bini Engkus, 55.

Atas kawalan polisi ustadz “diekstradisi” ke Desa Mirat malam itu juga. Karena memandang Fahimsyah seorang ustadz tindakan brutal bisa dicegah. Bahkan penyelesaian secara hukum tak ditempuh, kecuali oknum ustadz ini diusir dari kampung Penjalin Kidul tempat tinggalnya selama ini.

Terlalu memujak syahwat, akhirnya dipaksa minggat. (JPNN/Gunarso TS)