Thursday, 20 September 2018

Bandit Diapakan Ya.., Biar Kapok?

Selasa, 10 Juli 2018 — 5:10 WIB
jambret

SEORANG  wanita mempertahankan motornya dari penjahat. Tapi, tak mampu karena dihujani tusukan senjata tajam.  Bahkan nyawanya kemudian melayang, ketika si bandit dengan sadisnya meletuskan senjata apinya, dor!

Itu bukan kasus satu-satunya yang terjadi di ibukota dan sekitarnya. Masih banyak peristiwa yang mengerikan dilakukan para pejambret atau begal, yang mengakibatkan korban meninggal.

Seorang karyawati mempertahankan HP-nya ketika dia naik ojek online. Dia juga terhempas di jalanan beraspal. Dan tewas.

Itu adalah ulah para penjahat jalanan, yang biasa disebut preman atau bandit! Premanisme atau bandit sama artinya. Mereka adalah sekelompok orang yang mencari nafkah dengan kejahatan. Merampok, membegal, memeras, mencuri dan sebagainya!

Ikang Fawzi pernah mendendangakn soal preman yang ada di Metropolitan. Dalam syair, mereka jadi preman karena menganggur, pekerjaan sulit didapat? Tapi, apa pun alasannya, jadi preman nggak dibenarkan!

Sepak terjang mereka, akhir-akhir ini sangat menghantui warga. Kebrutalan penjahat ini sudah diluar batas kemanusiaan.

Maka, Polda Metro Jaya melakukan pembersihan kepada para penjahat ini. Sekitar 400 penjahat ditangkap? Yang menjadi pertanyaan adalah mau diapakan mereka ini? Kalau dihukum berapa lama? Sebulan,dua bulan atau setahun?

Kalau begitu memang harus ada solusinya. Tolong mereka, berilah pekerjaan, agar tidak kambuh lagi.

Masyarakat luas juga harus tetap waspada. Karena yang namanya penjahat, masih banyak di luar sana, mengincar korban, apalagi yang suka pamer barang berharga,  akan menjadi sasaran empuk para bandit. Waspadalah! –massoes