Thursday, 20 September 2018

Kementerian PUPR Bangun Irigasi untuk Petani Sindagjaya Tumaritis

Rabu, 11 Juli 2018 — 10:22 WIB
Ketua P3A Sindangjaya, Desa Tumaritis, Wakim saat memantau pembangunan irigasi pertanian. (taryani)

Ketua P3A Sindangjaya, Desa Tumaritis, Wakim saat memantau pembangunan irigasi pertanian. (taryani)

INDRAMAYU –  Keluhan petani bertahun-tahun  di Desa Tumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, direspon Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, tahun ini diluncurkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 TGAI).

“Program P3 TGAI ini diwujudkan dengan membangun irigasi pertanian yang dilaksanakan Perkumpulan Petani Pemakain Air (P3A) Sindangjaya, Desa Tumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu,”ungkap Ketua P3A Sindangjaya, Wakim di lokasi irigasi, Ragu (11/7/2018)

Wakim  menerangkan,  pembangunan  irigasi pertanian saat ini baru terpusat di Blok Sindangjaya, Desa Tumaritis. Hal itu disebabkan karena  di blok itu  masih banyak irigasi yang perlu dibenahi.

“Pembangunan irigasi pertanian sangat dibutuhkan para petani. Khususnya saat musim penghujan,  agar airnya dapat dimanfatakan  mengairi sawah,” kata Wakim.

Menurutnya,  program P3 TGAI itu merupakan solusi atau jalan keluar yang terbaik yang manfaatnya sangat membantu mengatasi kekurangan air yang dialami para petani. “Kami sangat merespon  kegiatan P3 GAI ini sebagai penunjang pertanian di desa kami,” ungkapnya.

Dia bersyukur apa yang diharapkan para petani yang sudah cukup lama yaitu pembangunan irigasi pertanian  dapat direalisasi tahun ini. “Semoga bermanfaat bagi para petani dan mudah-mudahan program seperti ini  berkelanjutan di blok-blok lainnya,”  ujar Wakim.

Salah seorang petani  Budi  bersama sejumlah petani lainnya  menyatakan  berterimakasih kepada Pemerintah Pusat, Pemprov dan juga Pemkab Indramayu yang sudah menggulirkan  Program P3 TGAI. “Semoga pembangunan sarana irigasi ini aliran air menuju ke sawah menjadi maksimal,” katanya. (taryani/tri)