Tuesday, 25 September 2018

Partai Koalisi Gerindra

Sandi : Hanya Prabowo Capres yang Lain Cukup Cawapres

Rabu, 11 Juli 2018 — 22:49 WIB
Prabowo Subianto bersama Anies Baswedan dan Sandiaga S. Uno.

Prabowo Subianto bersama Anies Baswedan dan Sandiaga S. Uno.

JAKARTA – Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno memastikan tidak akan berembuk dengan partai koalisi terkait calon presiden (capres) dalam Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, Partai Gerindra telah patenkan Prabowo Subianto sebagai capres.

“Kami sudah memberikan mandat kepada Pak Prabowo (capres 2019). Jadi buat kami sih sudah selesai, Gerindra sudah mencalonkan Pak Prabowo sebagai (calon) presiden,” kata Sandiaga di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Kendati demikian, Gerindra hanya membuka diri kepada partai koalisi baik PAN maupun PKS untuk membahas calon pendamping Prabowo dalam Pilpres mendatang. Pasangan yang akan diusung pun akan diputuskan saat-saat mendekati hari-hari pendaftaran pada Agustus mendatang.

“Ya kan masih terus didiskusikan karena itu (cawapres) kan dibicarakan juga dengan mitra koalisi yang lain. tentunya pembicaraan tersebut on going, berlangsung dan dinamis, itu yang kita sudah antisipasi dan ini yang jadi realitas karena kebijakan pemilihan wapresnya ini harus dirembuk dengan mitra koalisi” ucap Sandiaga.

Beberapa nama pun muncul dari mitra koalisi Gerindra untuk menjadi pendamping Prabowo, PKS sendiri menyodorkan 9 nama. Kemudian muncul nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Chairul Tanjung (CT).

Santer diberitakan, partai koalisi Gerindra yakni PAN dan PKS justru akan mengusung Anies Baswedan dengan Ahmad Heryawan (Aher) sebagai pasangan dalam Pilpres mendatang. Anies-Aher pun disebut paling cocok untuk melawan petahana, Joko Widodo.

Menanggapi hal tersebut, Sandiaga sebut komunikasi antara Gerindra, PKS, dan PAN masih berjalan dinamis dan sangat cair. Meski hingga saat ini belum diperoleh nama yang cocok untuk disandingkan dengan Prabowo (Yendhi/b)