Wednesday, 22 August 2018

Sandi Sebut Hubungan Gerindra, PKS dan PAN Dinamis dan Cair

Rabu, 11 Juli 2018 — 21:42 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno. (yendhi)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno. (yendhi)

JAKARTA – Anies Baswedan menjadi nama yang paling diminati oleh elit politik untuk dicalonkan dalam Pilpres 2019. Petinggi partai yang tertarik dengan Anies diantara Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kesejahteraan Sejahtera (PKS) yang menjadi partai koalisi Partai Gerindra.

Bahkan, baik PAN maupun PKS dikabarkan ngotot mengusung Gubernur DKI Jakarta tersebut dalam Pilpres 2019. Anies digadang-gadang akan dijadikan sebagai calon presiden atau wakil presiden mendampingi Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Menanggapi hal tersebut Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, hingga saat ini hubungan politik Gerindra, PKS dan PAN masih bersikap dinamis dan tidak ada yang ngotot untuk mencalonkan jagoannya.

“Saya melihat dipolitik tidak ada ngotot-ngototan saya lihat bahwa politik tersebut yang sedang berlangsung sangat cair dan dinamis. Dari hasil diskusi saya terakhir dengan PKS dan PAN juga sangat-sangat dinamis dan tidak ada yang pokoknya (mengharuskan) semua masih dipertimbangkan,” kata Sandiaga di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Bahkan Sandiaga mengklaim jika PKS dan PAN sudah setuju dengan isu yang akan diusung Gerindra dalam Pilpres 2019 mendatang yakni masalah perekonomian.

“Saya pertama kali bilang walaupun harga-harga dilebaran bisa dalam situasi stabil dalam waktu dekat ini kita akan mendapatkan tekanan luar biasa karena rupiah yang melemah, perang dagang yang mengancam important, inclusion situasi yang besar sementara keuangan negara tidak akan kuat,” ujar Sandiaga.

Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut mengaku jika Gerindra dan partai koalasi terus menggodok masalah perekonomian di Indonesia yang disebutkan menyengsarakan masyarakat.

Dengan memberikan solusi perekonomian, lanjut Sandiaga, maka secara tidak langsung masyarakat akan memberikan dukungannya kepada pasangan tersebut.

“Karena rata-rata masyaarakat kalau ditanya eh hidup kamu dibanding empat tahun lalu enakan hari ini atau 4 tahun lalu?, Rata-rata dari data yang kami olah yang dimiliki Gerindra menunjukkan mayoritas warga mengatakan ekonomi tambah susah,” tandas Sandiaga. (Yendhi/b