Wednesday, 18 July 2018

Anies dan Aher jadi Capres- Cawapres Ini Kata Sandi

Kamis, 12 Juli 2018 — 1:26 WIB
Gubernur Anies dan Wagub Sandi mengucapkan selamat merayakan HPN 2018 lewat vlog (joko)

Gubernur Anies dan Wagub Sandi mengucapkan selamat merayakan HPN 2018 lewat vlog (joko)

JAKARTA – Meskipun belum menyatakan secara resmi namun sebagai mitra koalisi Gerindra, PKS disebut akan mengusung Anies Baswedan-Ahmad Heryawan (Aher) sebagai capres- cawapres dalam Pilpres 2019 .

Wacana tersebut diusulkan oleh Direktur Pencapresan DPP PKS, Suhud Alynudin. Pasalnya, untuk memasangkan Anies-Prabowo disebut akan sulit terealisasi. Bahkan, dia mengatakan partai koalisi telah menyetujui Anies sebagai capres bukan sebagai cawapres.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, PKS merupakan mitra sejati dari Gerindra bahkan sahabat sehidup semati.

“Dikala yang lain-lain meninggalkan Gerindra, PKS setia bersama Gerindra sebagai penyeimbang oposisi pemerintah dan kami justru memberikan dukungan kepada program-program pemerintah bersma PKS,” kata Sandiaga di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Isu tersebut menurut Sandiaga tidak akan berlangsung lama, dan akhirnya PKS akan sama-sama dengan Gerindra untuk memberikan calon pemimpin terbaik bagi rakyat Indonesia.

Gerindra, lanjut Sandiaga, tetap akan pada membawa isu perekonomian yang dianggap menjadi problem penting warga Indonesia ditengah melemahnya nilai rupiah terhadap dolar.

“Karena Pak Prabowo menyampaikan kepada seluruh komponen bangsa agar tidak terpecah belah tapi gunakan kesempatan untuk bersatu dan menghasilkan satu formula kebijakan dan bauran kebijakan yang bisa memberikan kepastian kepada masyarakat agar mereka tidak berbebani,” ucap Sandiaga.

Hingga saat ini, dikatakan Sandiaga, komunikasi Gerindra dengan partai koalisi termasuk PKS berjalan dinamis dan cair. Dan masih terus menggodog nama-nama untuk disandingkan dengan Prabowo.

“Tentunya pembicaraan tersebut on going, berlangsung dan dinamis. Karena kebijakan pemilihan wapresnya ini harus dirembuk dengan mitra koalisi akan berlangsung mungkin nanti saat-saat terahir,” kata dia.

Kendati demikian, wakil gubernur DKI Jakarta itu menyatakan bagi Gerindra sudah final untuk calon presiden yakni Prabowo Subinto. Untuk itu, tidak ada lagi pembahasan terkait capres.

“Kami sudah memberikan mandat kepada pak Prabowo. Jadi buat kami sih sudah selesai, Gerindra sudah mencalonkan pak Prabowo sebagai presiden,” tandas dia. (Yendhi)