Thursday, 20 September 2018

Gemparnya Cawapres Jokowi Jangan-Jangan Malah si Puan

Kamis, 12 Juli 2018 — 7:45 WIB
apa kata emak

KATA Nasdem, siapa Capres Jokowi nanti, jika diumumkan akan bikin gempar. Kegemparan itu bisa terjadi bila yang dipilih justru orang yang selama ini tak jadi perbincangan. Jangan-jangan yang jadi kuda hitam malah si Puan Maharani sendiri. Ini betul-betul bikin gempar, karena pendukung Jokowi akan berebut meninggalkannya.

Siapa sebetulnya Cawapres pilihan Jokowi, kata Ketum PPP Roma Hormuziy semuanya di kantong kanan dan kiri Jokowi. Maka jika boleh “ngaransemen” lagunya Arie Wibowo tahun 1980-an, lirik lagu “Madu dan racun” itu bisa digubah menjadi: Cawapres di kantong kananmu, Cawapres di kantong kirimu, rakyat tak tahu mana yang akan jadi pilihanmu….

Tapi meski belum jelas siapa Cawapresnya, kata orang-orang dekat Jokowi sudah mengerucut tinggal beberapa nama. Ada Moeldoko, Sri Mulyani, ada pula Mahfud MD. Semua tentu saja punya kelebihan masing-masing. Moeldoko katanya selain representasi dari militer, juga dekat dengan ulama. Mahfud MD intelektual muslim yang bisa diterima oleh semua parpol. Dan Sri Mulyani masuk nominasi karena sebagai ekonom handal dia bisa membantu Jokowi melawan perang dagang dengan AS.

Sebagai orang Jawa, Megawati – Jokowi tak bisa lepas dari simbol-simbol kejawaannya. Megawati bilang Cawapres menunggu matahari dari timur, sedangkan Jokowi bilang menunggu hari cerah. Apa itu “matahari dari timur”  dan apa pula “hari cerah” semuanya masih merupakan teka-teki tak berhadiah.

Jubir Istana Mochtar Ngabalin juga mengisyaratkan, narasi dan diksi yang disampaikan Jokowi dalam pertemuan dengan Ulama Muda Jokowi (Samawi) dihelat di Sentul International akan jadi isyarat. Ternyata statemen Jokowi  juga masih susah ditebak, sebab penekanannya hanya, “Pilih pemimpin itu hendaknya melihat rekam jejak,  kinerja dan prestasinya.” Kata itu kan bisa untuk dirinya, bisa pula untuk Cawapresnya.

Tapi kata Sekjen Nasdem Johny G. Plate, siapa Cawapres Jokowi pasti bakal menggemparkan. Itu artinya ada kejutan di sana, sebab sosok yang jarang masuk bursa Cawapres itu justru jadi kuda hitam. Siapa dia? Jangan-jangan malah Puan Maharani putri Megawati sendiri.

Bila itu  yang terjadi pasti akan terjadi kegemparan, gempar karena masa pendukung Jokowi rame rame kabur. Dan semoga saja mimpi buruk itu tak menjadi kenyataan, karena nanti tagar oposisi #2019 ganti presiden benar-benar terbukti. – gunarso ts