Sunday, 22 July 2018

Kalah Lewat Adu Penalti dari Malaysia, Indonesia Gagal ke Final Piala AFF

Kamis, 12 Juli 2018 — 21:47 WIB
Timnas U19. (instagram pssi__fai)

Timnas U19. (instagram pssi__fai)

JAKARTA– Indonesia gagal melaju ke final Piala AFF U-19 setelah dikalahkan Malaysia lewat adu penalti pada laga yang dihelat di Stadion Gelora Delta Stadium, Sidoarjo, Jawa Timur Kamis (12/7/2018) malam WIB.

Sebelumnya Indonesia bermain imbang 1-1 dengan Malaysia hingga waktu normal 90 menit. Sesuai peraturan yang digunakan, maka untuk menentukan siapa yang maju ke final harus melakukan tos-tosan tanpa perpanjangan waktu.

Pada saat adu penalti, penendang Indonesia tiga kali gagal menjebol gawang Malaysia sedangkan pemain Malaysia hanya sekali gagal.

Tentu kekalahan ini sangat menyakitkan karena Indonesia mengusai pertandingan sejak menit awal. Bahkan pada babak kedua, Indonesia lebih banyak menciptakan peluang, namun sayang tidak ada yang jadi gol.

Indonesia unggul terlebih dahulu ketika laga belum dua menit lewat tendangan penalti. Hadiah penalti diberikan wasit karena Saddil Ramdani dijatuhkan di kotak penalti dari sisi kanan, namun geraknya diadang pemain lawan ketika laga baru berlangsung 30 detik.

Egy, yang untuk pertama kalinya tampil di Piala AFF U-19 tahun ini, mengambil eksekusi.
Tembakan pemain asal Medan itu sukses mengecoh kiper Malaysia. Indonesia Unggul 1-0 di menit ke-2.

Malaysia langsung membalas dan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-14. Berawal dari sepak pojok lalu lewat sundulannya Muhammad Syaful mampu menjebol gawang Indonesia.

Setelah gol itu, Indonesia terus menekan Malaysia. Namun segelah usaha yang dilakukan todal berbuah gol.

Sebetulnya Malaysia juga mengancam Indonesia. Seperti usaha Muhammad Hadi Fayyadh melakukan penetrasi ke kotak penalti Indonesia dari sisi kiri, namun bola berhasil diblok kiper Muhamad Riyandi sebelum tembakan dilepaskan lawan. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 1-1.

Memasuki babak kedua, Indonesia langsung menekan pertahanan Malaysia . Menit ke-50 Egy melepas sodoran kepada Witan Sulaiman, bola langsung disepak ke arah gawang, namun masih bisa ditangkap kiper Muhammad Azri.

Terus menekan Malaysia, namun Indonesia tetap tidak mampu mencuri gol kemenangan. Semangat yang menggebu-gebu rupanya belum cukup bagi pemain-pemain Indonesia.

Anak-anak muda ini kerap bermain terlalu terburu-buru sehingga Garuda Muda masih kesulitan melesakkan gol ke gawang Malaysia.

Bahkan Egy harus ditarik keluar di menit ke-87. Dia mengalami cedera dan tampak menangis saat digantikan oleh Hanis Saghara Putra.

Tak ada gol tambahan hingga waktu 90 menit tuntas. Pemenang di laga ini pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Namun saat akan dilakukan adu penalti tiba-tiba lampu stadion sempat padam. Setelah lampu menyala, pemain Indonesia tampil sebagai penendang pertama.

Luthfi Kamal dari Indonesia berhasil

Shivan Pilikay dari Malaysia berhasil

Rivaldo penendang kedua Indonesia berhasil

Nabil Hakim dari Malaysia juga berhasil.

Penendang Indonesia Witan Sulaiman gagal

Nik kif dari Malaysia bisa menaklukkan Riyandi.

Firza Andhika penendang Indonesia gagal

Zafuan Azeman penendang Malaysia gagal

Hanis Saghara penendang Indonesia juga gagal

Sehingga skor akhir menjadi 3-2. (b)