Wednesday, 18 July 2018

Pengacara Roro Fitria Sebut Kliennya Sering Mimpi Minta Maaf

Kamis, 12 Juli 2018 — 16:54 WIB
Roro Fitria di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Roro Fitria di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

JAKARTA – Kuasa Hukum Roro Fitria, Asgar H. Sjarfi mengungkapkan kalau Roro masih dalam keadaan down pasca kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyandungnya. Bahkan, menurut Asgar, beberapa kali perempuan kelahiran 1989 ini memimpikan sang ibu.

Asgar mengatakan, meski berada dibalik tahanan dan dalam kondisi down, Roro masih mencoba positif dengan mengajarkan tari dan nyanyi kepada sesama tahanan. Tetapi hal itu tidak bisa mengubah rasa bersalah terkaot kasus yang menyandungnya, terlebih kondisi psikisnya yang masih down. Sehingga, kata Asgar, hampir setiap hari Roro memimpikan ibunya karena rasa bersalah tersebut.

(Baca: Roro Fitria Tiba di PN Jakarta Selatan dengan Full Make Up)

“Tiap hari dia kebawa mimpi manggil nama ibunya terus, mama minta maaf, ama minta maaf, itu yang selalu diutarakan Bu Roro itu,” ujar Asgar pada Kamis (12/7/2018), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut kata Asgar, tidak hanya kepada sang ibu, Roro juga merasa bersalah kepada masyarakat atas perilakunya tersebut. Sementara itu, menurut Asgar, salah satu faktor yang menyebabkan perempuan 28 tahun ini terus memanggilkan sang ibu dalam tidurnya, karena kedekatan antara Roro dan sang ibu, sehingga rasa bersalah tersebut terbawa hingga ke alam mimpi.

“Ke mana-mana sama mamanya, tapi kalau kita liat dia mimpi bukan manggil mama mama, tapi dia minta ampun sama mama. Karena selama ini yang support Bu Roro ibunya,” tambahnya.

Diketahui Roro Fitri tersandung kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Roro tertangkap setelah WH yang hendak mengirimkan pesanan Roro berupa sabu, pada Kamis (14/2/2018) tertangkap oleh pihak kepolisian. Kini Roro menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan keterangan saksi oleh saksi Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun sidang lanjutan ini ditunda. Sebab, saksi dari JPU tersebut berhalangan hadir. Sidang akan dilanjutkan pada Selasa, 24 Juli 2018. (cw2/M1)