Monday, 24 September 2018

500 Meter dari Venue Asian Games

Petugas Satpol Tidak Ada Pedagang Kaki-5 di Rawang Mangun Marak

Kamis, 12 Juli 2018 — 22:44 WIB
Tenda Kaki-5 dipasang ketika Satpol PP sudah pulang kerja

Tenda Kaki-5 dipasang ketika Satpol PP sudah pulang kerja

JAKARTA – Kurangnya pengawasan membuat pedagang kaki-5 masih marak di sepanjang Jalan Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. Padahal, lokasi ini jaraknya hanya 500 meter dari venue pelaksanaan Asian Games.

Pantauan di lokasi, beberapa pedagang terlihat baru mulai memasang tenda untuk berjualan sekitar pukul 16.30. Hal itu dilakukan, karena pukul 16.00 jam kerja petugas Satpol PP habis dan tak akan ada penindakan dari petugas. Akibatnya, edagang pun memanfaatkan trotoar dan badan jalan untuk menggelar lapak dagangannya.

Ramdani, 31, pengguna jalan yang mengeluhkan keberadaan pedagang kaki-5 yang hampir setiap sore berjualan di Jalan Rawamangun. Pasalnya, akibat keberadaan mereka, pejalan kaki harus berjalan di jalan akibat aksesnya dikuasai. “Gimana mau jalan di tempat yang semestinya, trotoar saja dipenuhi tenda untuk mereka berjualan,” katanya, Kamis (12/7).

Menurut Dani, petugas dari kelurahan dan kecamatan yang ada pun seakan membiarkan pedagang kaki-5 ini menguasai trotoar. Pasalnya, hingga kini belum ada tindakan tegas dari petugas atas keberadaan pedagang yang mengambil hak pejalan kaki.

Dani berharap petugas menertibkan pedagang kaki-5 . Pasalnya, nanti wilayah Rawamangun akan didatangi turis luar negeri untuk menyaksikan Asian Games. “Kalau masih banyak pedagang seperti ini, yang ada bikin malu nama baik Jakarta dan Indonesia di mata Dunia,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Camat Pulogadung Bambang Pangestu mengatakan, pihaknya akan segera menertibkan pedagang tersebut. Bukan hanya pedagang kaki-5 yang dirapikan, namun keberadaan pedagang binaan yang ada juga akan ditata ulang. “Seluruh kawasan itu akan kami benahi, untuk kesiapan pelaksanaan Asian Games,” ujarnya.

Camat juga menyebut, pihaknya akan menempatkan petugas satpol PP di lokasi tersebut. Pasalnya, pedagang baru akan menggelar lapaknya di sore hari. “Yang jelas, laporan ini akan langsung kami tindaklanjuti dengan menertibkan pedagang kaki-5 yang berjualan diatas trotoar,” pungkasnya. (Ifand/b)