Friday, 21 September 2018

Pushidrosal Investigasi Bocornya Pipa Gas Bawah Laut di Perairan Banten

Kamis, 12 Juli 2018 — 14:20 WIB
Tim Survei  Tanggap Segera Pushidrosal mempersiapkan peralatan survei sebelum bertugas.(Ist)

Tim Survei Tanggap Segera Pushidrosal mempersiapkan peralatan survei sebelum bertugas.(Ist)

BANTEN – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal)  akan melaksanakan investigasi terkait bocornya pipa gas bawah laut di perairan Banten yang terjadi pada hari Senin (9/7/2018) lalu.

Hal ini dikatakan  Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., Kamis (12/7/2018).

“Tim Survei  Tanggap Segera akan menginvestigasi  kejadian bocornya pipa bawah laut milik PT. CNOOC yang menyebabkan semburan gas bercampur air laut ke permukaan di perairan tersebut,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Tim Pushidrosal berjumlah 7 personel,  dipimpin Dan Tim Survei  Mayor Laut (E) Cecep Kurniawan  dengan membawa 4 unit peralatan  survei hidro-oseanografi yang terbaru dan canggih, diantaranya peralatan pendeteksi bawah air Multibeam Echosounder (MBES), Side Scan Sonar (SSS), Sub Bottom Profilling (SBP) dan Magnetometer.

Menurut Kapushidrosal, meskipun tim teknis dari PT. CNOOC telah menutup katub pipa jalur gas untuk menanggulangi kebocoran itu, Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional  berkewajiban untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Banten serta hasil  investigasi berupa info dan data image pencitraan bawah laut dapat digunakan untuk kepentingan perbaikan pipa serta berguna untuk institusi terkait yang memerlukan data tersebut.

Kapushidrosal yang juga merupakan  Indonesian Chief Hydrographer ini menegaskan bahwa pipa gas bawah laut milik PT. CNOOC tersebut telah digambarkan pada Peta Laut Indonesia (PLI) no 98  dan diterbitkan di Berita Pelaut Indonesia (BPI) pada tahun 2011.

“Tim Survei Pushidrosal dengan peralatan yang handal sesuai standard survei IHO diharapkan  akan dapat melakukan pendeteksian  dengan lancar dan sukses sehingga dapat mendeteksi  secara lebih detail di lokasi bocornya pipa yang merupakan jalur suplai gas pembangkit listrik dari PT. CNOOC ke turbin PT. PLTGU Cilegon,” jelasnya.

Hal ini, lanjutnya,  sebagai Tugas  Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional untuk memberikan jaminan  keselamatan dan keamanan pelayaran di seluruh perairan Indonesia.(Tri)