Wednesday, 19 September 2018

Ratusan Calhaj Asal Bekasi Pasrah Diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Kamis, 12 Juli 2018 — 18:28 WIB
Bimbingan Para Karom dan Karu untuk memberi kesamaan visi dan misi dalam menjalankan dan menjadi petugas ibadah haji. (saban)

Bimbingan Para Karom dan Karu untuk memberi kesamaan visi dan misi dalam menjalankan dan menjadi petugas ibadah haji. (saban)

BEKASI – Ratusan Calon jamaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pasrah, karena keberangkatan mereka ke tanah suci tahun 2018 ini menjadi bahan ujicoba landasan Bandara Kertajati Majalengka, Jawa Barat. Mereka akan berangkat dari Kertajati ke Bandara Soekarno-Hatta untuk selanjutnya ke tana suci.

“Sebenarnya, kami sudah mohon kenapa tidak calhaj dari Sumedang atau Majalengka saja yang berangkat dari sana,” ujar Sobirin, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi, saat dihubungi Pos Kota di lokasi Bimbingan untuk Kepala Regu dan Rombongan di Mesjid Raya Jatimulya, Kamis (12/07).

Permohonan itu, disampaikan Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi secara langsung ke Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, saat membuka Bimbingan Massal Manasik haji beberapa waktu lalu, “Tetapi kewenangan ada di Kementrian Agama dan itu keinginan dari Presiden untuk ujicoba Bandara,” jelas Sobirin.

haji

Sementara itu Azzam Multazam, Kepala Bidang Haji dan Umroh Kemenag Provinsi Jawa Barat, saat dihubungi Pos Kota di Jatimulya, mengatakan rencana itu sudah pastri dan sampai saat ini belum ada perubahan.

“Ada tiga kelompok terbang (Kloter) yang akan berangkara dari Kertajati ke Soekarno Hatta,” ujar Azzam, sambil menyebutkan Kelompok terbang pertama asal Sumedang, Kloter 79 asal Kabupaten Bekasi dan Kloter 96 Calhaj gabungan di antaranya Kabupaten Bekasi.

Menurut Azzam, keputusan itu itu berdasarkan hasil rapat yang dilakukan di Kementrian Perhubungan, Menko Maritim, serta di Kepresidenan. Jadi kelihatannya sudah final ada jemaah yang berangkat dari BIJB,” ungkap Azzam.

Secara teknis keberangkatan ke Bandara Kertajati, Azzam mengatakan para Calhaj setelah menginap dan mendapat manifes dan livingcost di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, kemudian berangkat dengan bis ke Bandara Kertajati. Dari Kertajati menggunakan Pesawat Airbus atau pun Boing menuju Bandara Soekarno-Hatta dan pindah pesawat Saudi Air Line baru terbang ke Arab Saudi.

Sobirin, Kepala Kemenag meminta Kepala Rombongan (Karom) dan Kepala Regu (Karu) untuk membantu pelaksanaan ibadah haji dengan ikhlas dan sabar, “Karom dan Karu adalah jamaah kerhormatan yang diberi kepercayaan untuk membimbing jamaah haji, terutama yang membutuhkan,” ujar Sobirin.

Sedangkan Azza Mulazam, meminta para pengurus KBIH yang rombongannya mendapat tumpangan jamaah mandiri, jangan membeda-bedakan, “Anggap saja memberi promosi kepada mereka,” ujarnya.

Kloter pertama berangkat ke Saudi 18 Juli 2018, Kloter 79 berangkat ke Saudi 10 Agustus 2018 dan Kloter 96 berangkat ke Saudi 15 Agustus 2018. (saban/b)