Wednesday, 18 July 2018

Jelang Asian Games, Jakarta Masih Berantakan

Jumat, 13 Juli 2018 — 0:59 WIB
Kendaraan melintas diantara jalan yang sedang di perbaiki di kawasan Senayan, Jakarta, (12/7).Sejumlah perbaikan terus di genjot pemerintah untuk menyukseskan Perhelatan Asian Games 2018 yang tinggal menghitung hari.(toga)

Kendaraan melintas diantara jalan yang sedang di perbaiki di kawasan Senayan, Jakarta, (12/7).Sejumlah perbaikan terus di genjot pemerintah untuk menyukseskan Perhelatan Asian Games 2018 yang tinggal menghitung hari.(toga)

JAKARTA – Lima minggu lagi, Asian Games 2018 dimulai. Ribuan atlet dan puluhan ribu tamu bakal hadir. Namun, pekerjaan sarana dan prasarana untuk mendukung pesta olahraga bangsa-bangsa Asia itu belum tuntas.

Kondisi ini membuat wajah Jakarta terlihat berantakan dan semrawut. DPRD DKI Jakarta mendesak pihak terkait segera menuntaskan sehingga Indonesia tidak mendapat malu.

Tiga venue utama seperti Gelora Bung Karno, Velodrome dan lapangan Equestrian memang sudah dalam tahap penyelesaian (finishing). Tetapi pada bagian taman di luar gedungnya masih belum tuntas.

Lebih mengkhawatirkan adalah sarana penunjang seperti halte Transjakarta, stasiun LRT Kelapa Gading-Velodrome serta perbaikan trotoar di Sudirman-Thamrin. “Kami berharap semua yang belum beres segera diselesaikan. Bila tidak maka Indonesia akan mendapat malu, ” tegas Ketua DPRD DKI Jakarta, H. Prasetio Edi Marsudi, Kamis (12/7).

Prasetio menilai Jakarta masih kurang mempromosikan Asian Games. “Harusnya bus-bus Transjakarta dihiasi dengan unik sehingga menarik perhatian masyarakat dan mendatangkan minat untuk naik Transjakarta,” jelasnya.

Bukan itu saja, Prasetio juga meminta halte Transjakarta yang rusak juga diperbaiki. Halte Transjakarta yang rusak itu diantaranya di Jalan Gunung Sahari, Mangga Dua.

HARUS RAPIH

Hal sama diungkapkan pengamat perkotaan Yayat Supriyatna. Ia mengatakan, PT Transjakarta harus bekerja sama dengan dinas terkait untuk segera membenahi kerusakan atap JPO yang menghubungkan halte Transjakarta. “Apalagi akan ada Asian Games, semuanya harus sudah rapih,” ucapnya.

Selain masalah di atas, belum tuntasnya pekerjaan trotoar di kawasan Jalan Sudirman-MH Thamrin juga membuat warga khawatir. “Saat ini sih memang masih dikerjakan, tapi apa bisa tuntas pada waktunya? Jangan sampai tamu pada datang, wajah Jakarta masih berantakan. Apa kata dunia,” tutur Rohana,warga Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pantauan di lapangan, pelebaran trotoar Sudirman-Thamrin masih dikerjakan. Trotoar yang di sekelilingnya ditutupi seng itu, juga ditanamai pohon Palm.

TEPAT WAKTU

Gubernur Anies Baswedan tidak menampik adanya persoalan itu. Namun, Ia memastikan seluruh pekerjaan akan tuntas tepat waktu. “Kan masih ada waktu, pas waktunya semua sudah beres,”katanya.

Anies meminta warga tidak khawatir tentang itu. “Semua pekerjaan untuk mendukung Asian Games dalam pantauan ketat tim. Perkembangannya dipantau setiap saat. Kami juga tidak mau Indonesia mendapat malu,” ucapnya.

Pada bagian lain,Anies menyatakan, pihaknya akan menambah transportasi umum Transjakarta untuk mendukung Asian Games 2018. Bus-bus itu akan memfasilitasi masyarakat yang hendak menonton langsung setiap pertandingan yang digelar di Jakarta.

“Ada 1.500 bus Transjakarta yang akan disiapkan untuk mendukung Asian Games. Transjakarta ini bisa untuk transportasi atlet, ofisial, jurnalis, maupun masyarakat yang akan mendatangi venue-venue,” ucap Anies. (john/st)