Saturday, 22 September 2018

Qatar dan Korea Lawan Terberat Indonesia di Cabor Balap Kuda

Sabtu, 14 Juli 2018 — 13:47 WIB
Konsultan Teknis pembangunan venue equestrian Asian Games 2018, Rafiq Radinal. (yendhi)

Konsultan Teknis pembangunan venue equestrian Asian Games 2018, Rafiq Radinal. (yendhi)

JAKARTA –  Konsultan Teknis pembangunan venue equestrian Asian Games 2018, Rafiq Radinal mengatakan, Indonesia masih akan mengandalkan atlet berkuda Larasati Gading dalam ajang olahraga Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

“Atlet kita masih mengandalkan Larasati untuk dressage. Kita masih mengharapkan Larasati karena waktu di Asean kemarin dia dapat medali” kata Rafiq di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Jalan Pulo Mas Jaya, Kayu Putih, Jakarta Timur, Sabtu (14/7/2018).

Dia berharap, Larasati mampu menjadi salah satu penyumbang emas bagi Indonesia dalam ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut. Kendati demikian, dia meminta agar Larasati tetap mewaspadai lawan dari negara lain.

“Qatar berat, Korea juga cukup berat. Itu dua yang saat ini cukup dominan,” tegas dia.

Atlet Indonesia sendiri telah menyiapkan 15 kuda utama, dan tiga sebagai cadangan. Kuda-kuda tersebut sebagian besar didatangkan langsung dari Eropa.

“Sebagian ada dari Eropa langsung, Eropanya Belanda dan Jerman, kemudian yang lainnya sudah ada di Jakarta. Yang ada di Jakarta akan melewati satu proses karantina baru masuk ke sini untuk prosesnya supaya kondisi kuda tersebut dalam kondisi sama dengan kondisi di Eropa,” jelas Rafiq. (yendhi/mb)