Friday, 21 September 2018

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, Anies Perbolehkan PNS Telat

Senin, 16 Juli 2018 — 13:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(yendhi)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(yendhi)

JAKARTA –  Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memperbolehkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemprov DKI Jakarta telat masuk kerja dihari pertama anaknya masuk sekolah.

“Jadi ini adalah hari pertama bagi sekolah sekolah negeri di DKI untuk memulai tahun ajaran baru. dan sesuai anjuran kemarin kita menganjurkan orangtua untuk mengantarkan anaknya,” kata Anies di SDN Kampung Melayu 01 Jakarta Timur, Senin (16/7/2018).

Anies berharap kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi interaksi antara orangtua dan guru untuk mengatasi permasalahan. Menurutnya, jika terjadi komunikasi baik antara guru dan orangtua maka akan tercipta situasi sekolah yang baik.

“Tugas kami adalah menyelenggarakan pendidikan bukan hanya sekedar menyelenggarakan sekolah. Oleh karena itu kita ingin memastikan bahwa di DKI pendidikan berjalan dengan baik dan orangtua dan guru juga berkomunikasi,” ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut mengatakan, dirinya sudah memberikan ijin kepada jajarannya untuk mengantarkan anak yang baru pertama masuk sekolah. Mereka diperbolehkan terlambat masuk kerja setelah mengantarkan anak sekolah.

“Ini bukan sebuah keterlambatan karena kemalasan, keterlambatan karrna keengganan bertugas. ini adalah datang ke sekolah sesudah menunaikan sebuah ekspresi cinta kasih kepada anak-anak. Jadi justru kita harus menjadi institusi yang family friendly,” ucap Anies.

Kendati demikian, Anies berharap para PNS usai mengantarkan anak sekolah tetap menjalankan kewajibannya untuk melayani masyarakat.

“Disatu sisi semua tugas pemerintahan tidak boleh terabaikan tapi disisi lain semua yang kerja di Pemprov dan BUMD juga merasa kerja di lembaga yang bersahabat pada keluarga. Karena kita semua ingin pada akhirnya tempat kita bekerja memberikan dampak yang positif pada kehidupan keluarga kita,” tandas Anies. (Yendhi/tri)