Friday, 16 November 2018

Berjalan 32 Km ke Tempat Kerja, Karyawan Baru Dapat Mobil dari Bos

Rabu, 18 Juli 2018 — 18:42 WIB
Walter Carr menangis sesaat setelah bosnya menghadiahi dirinya sebuah mobil.

Walter Carr menangis sesaat setelah bosnya menghadiahi dirinya sebuah mobil.

AMERIKA- Seorang pemilik perusahaan di Amerika Serikat memberikan mobil kepada salah seorang karyawannya yang berjalan kaki sejauh 32 kilometer pada hari pertama masuk kerja.

Kisah ini bermula ketika Walter Carr hendak bertolak ke rumah di pinggiran Birmingham, Negara Bagian Alabama, untuk mulai bekerja sebagai karyawan perusahaan jasa pindahan.

Karena mobilnya rusak, Carr memutuskan berjalan kaki dari rumahnya ke rumah kliennya tersebut. Jarak kedua lokasi mencapai 32 kilometer.

Cerita mengenai perjalanan Carr disebarkan oleh Jenny Lamey melalui Facebook. Jenny dan suaminya merupakan klien perusahaan jasa pindahan tempat Carr bekerja.

Dalam catatan yang diunggah ke media sosial itu, Jenny menyatakan bahwa dia dan suaminya sengaja bangun pagi pada Jumat (13/7) lalu untuk menyambut orang-orang yang akan membantu mereka pindahan.

Menurut rencana, mereka tiba pada pukul 08.00 pagi.

Namun, pada pukul 06.30, bel rumah Jenny berbunyi. Ketika pintu dibuka, tampak Carr yang didampingi seorang polisi setempat.

“Polisi itu memberitahu kami bahwa dia telah membawa ‘anak baik’ ini di Pelham pada dini hari,” tulis Jenny.

“Anak baik itu, Walter, mengatakan dia bakal membantu kami pindahan hari ini.”

“Dia BERJALAN SEPANJANG MALAM dari Homewood ke Pelham karena dia harus sampai di tempat kerja. Bagi Anda yang membaca ini dan bukan orang sini, jaraknya lebih dari 30 kilometer,” paparnya.

Sebagaimana dituliskan Jenny, polisi yang berpatroli melihat Carr sedang berjalan. Lalu mereka membawanya naik mobil, sarapan, dan begitu mendengar ceritanya, mengantarkan Carr ke tempat kerja.

Jenny Lamey mengaku menawarkan Carr untuk beristirahat sejenak sebelum rekan-rekannya datang. Namun, Carr menolak dan langsung bekerja.

Selagi membantu berbenah di dapur, menurut Jenny, Carr bercerita tentang masa kecilnya di New Orleans, Negara Bagian Louisiana dan bagaimana keluarganya pindah ke Houston, Negara Bagian Texas, setelah rumah mereka hancur akibat Badai Katrina.

“Saya tidak bisa menjelaskan betapa saya tersentuh oleh cerita Walter dan perjalanannya,” tulis Jenny.

“Saya tidak bisa membayangkan berapa kali dalam perjalanan sendirian itu…di tengah malam, dia ingin berputar balik. Berapa kali dia berpikir apakah perjalanan itu adalah ide yang bagus.”

“Tapi dia terus berjalan sampai di sini! Saya benar-benar takjub oleh anak muda ini!” tutur Jenny.

Hadiah mobil

Pemaparan Jenny rupanya sampai ke Luke Marklin, pendiri perusahaan jasa pindahan, Bellhops. Dia mengemudi dari Tennessee untuk bertemu dengan karyawan barunya.

Setelah mengobrol sambil minum kopi, Marklin menyerahkan kunci mobilnya, Ford Escape keluaran 2014, kepada Carr.

“Jujur saya terpukau olehnya. Semua yang dia lakukan hari itu menunjukkan diri kami—tulus dan tangguh,” kata Marklin.

Saat Marklin menyerahkan kunci mobilnya, wajah Carr tampak terheran-heran. “Ini serius?” ujarnya.

Beberapa detik kemudian Carr memeluk bosnya dan menerima kunci mobil tersebut.

Secara terpisah, warganet menggalang dana untuk membantu Carr memperbaiki mobilnya yang rusak. Penggalangan itu telah mencapai lebih dari US$8.000 (Rp115 juta) sebelum ditutup.

Carr bertekad lulus dari bangku kuliah pada Desember mendatang dengan gelar sarjana di bidang ilmu kesehatan.

Dia berharap bisa bergabung dengan marinir AS dan setelah itu kembali ke Birmingham untuk menekuni studi fisioterapi.

Pada Senin (16/7), dia mengaku bahwa mendapat peluang kerja saja dirinya sudah bersyukur.

“Ini pekerjaan pertama saya setelah sekian lama,” ujarnya kepada AL.com

“Saya ingin menunjukkan mereka bahwa saya punya dedikasi. Saya berkata saya akan mendapatkan pekerjaan ini entah bagaimana caranya,” tambahnya.

Dia meneruskan, “Saya ingin orang-orang tahu ini—apapun tantangannya, Anda bisa menembus tantangan itu. Tiada yang mustahil kecuali Anda membuatnya menjadi mustahil.”
Beberapa saat setelah Carr mendapat hadiah mobil, Jenny Lamey memeluknya seraya berkata:

“Kamu mengubah seluruh hidup kami, Walter. Kamu tidak tahu berapa banyak hidup orang yang kamu ubah dan beri inspirasi.

“Kamu adalah anak muda yang spesial dan kamu akan melakukan hal-hal hebat. Kamu sudah melakukannya.” (BBC)