Tuesday, 18 September 2018

Menaker Prihatin 77 Juta Angkatan Kerja Indonesia Tamatan SMP

Sabtu, 21 Juli 2018 — 13:28 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.(dok)

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.(dok)

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengungkapkan keprihatinannya terhadap realitas bahwa 58% dari 133 juta, atau 77,140 juta, angkatan kerja Indonesia berasal dari lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Angka itu menjadi tantangan besar saat puncaknya bonus demografi nasional tahun 2035 seiring meningkatnya usia angka produktif mencapai 70%,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (21/7). “Kalau 70 persen ini berasal dari lulusan SMP berarti ini menjadi tantangan dari sisi pendidikan dan daya saing.”

Untuk itulah, katanya, pemerintah telah memfasilitasi program memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan daya saing secara keseluruhan. dengan menggenjot pelatihan vokasi.

“Kemnaker memiliki program triple skilling yakni skilling, upskilling dan reskilling,” ujar kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu seraya menjelaskan. “Bagi generasi muda yang belum punya skilling, dia masuk ke program skilling agar punya skill. Yang sudah punya skill dan membutuhkan skill, dia masuk program upskilling. Yang ingin beralih skill, dia bisa masuk ke reskilling.” (rinaldi/tri)