Tuesday, 13 November 2018

Jadi Napi Koruptor KPU Kembalikan Lima Berkas Bakal Caleg

Minggu, 22 Juli 2018 — 7:25 WIB
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu)  Partai NasDem,  Achmad Effendy Choirie menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon legislator pada Pemilu 2019 ke KPU. (rihadin)

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Achmad Effendy Choirie menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon legislator pada Pemilu 2019 ke KPU. (rihadin)

JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum RI benar-benar konsisten tidak akan memasukkan bakal calon legislatif yang terjerat korupsi ke daftar caleg.

Bahkan KPU telah mengembalikan berkas lima bakal caleg ke parpol karena jadi terpidana korupsi. KPU mengetahui bakal caleg itu terlibat korupsi dari data yang disampaikan oleh parpol saat mendaftar.

Hanya saja Ketua KPU RI Arief Budiman tidak mau menyebutkan nama bakal caleg itu. Namun, dia mengatakan, status para bakal caleg mantan koruptor diketahui dari salinan putusan pengadilan yang dilampirkan kelima bakal caleg itu.

KPU menyatakan, bakal calon itu tidak memenuhi syarat dan seluruh berkasnya akan dikembalikan kepada partai politik yang mendaftarkannya.

Meskipun demikian, KPU masih memberikan waktu bagi partai politik untuk mengganti bakal caleg tersebut selama masa perbaikan, yakni 22-31 Juli 2018.

Seperti diketahuim PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang pencalonan melarang mantan narapidana kasus korupsi untuk menjadi caleg. Pasal 4 Ayat 3 PKPU disebutkan, dalam seleksi bakal calon secara demokratis dan terbuka, tidak menyertakan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, dan korupsi.(b)