Saturday, 22 September 2018

Beli Mobil Seken Boleh Lakukan Test Drive

Kamis, 26 Juli 2018 — 6:48 WIB
mobilseken

JAKARTA– Membeli mobil seken kepada pedagang kelas rumahan, ibarat membeli kucing dalam karung. Pasalnya, dengan dalih keamanan, pedagang tidak mengizinkan kendaraannya diuji coba oleh konsumen yang baru dikenalnya. Tak pelak lagi, setelah terjadi transaksi dan mobil dibawa pulang baru ketahuan ada kerusakan yang harus diperbaiki.

Andika, salah satu warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengaku sudah kapok membeli mobil kelas rumahan karena tidak bisa menjajal kendaraan yang mau dibelinya. “Kita cuma bisa mendengarkan suara mesin dan mengecek interior dan eksterior saja. Setelah mobil dibawa pulang, ternyata ada masalah dengan kaki-kaki roda. Setelah saya bawa ke bengkel, terpaksa keluar ongkos Rp 2 jutaan karena t-road dan as sudah tidak simetris,” kenang Andika yang ditemui di Bursa Mobil Seken WTC Mangga Dua, Jakarta kemarin.

Menurutnya jauh lebih puas beli mobil di pasar besar yang menyediakan fasilitas test drive sehingga konsumen dapat mengetahui kondisi mobil yang akan dibelinya. “Beli di sini, kita bisa menjajal kendaraan berkeliling area mal yang cukup luas, sehingga kita bisa mengetahui kondisi mesin, persneling, gas, rem, kopling, roda, dan lainnya,” kata Andika yang hendak membeli Honda Jazz tipe RS tahun 2015. Menurutnya pedagang rumahan yang sering beriklan mengaku sebagai pemilik mobil pribadi banyak yang bohong. “Kebanyakan mereka juga pedagang murni yang cari untung gede,” tambahnya.

TEST DRIVE

Senior marketing manager WTC mangga Dua, Herjanto Kosasih menjelaskan, demi meningkatkan kepuasan pelanggan, pedagang memberikan fasilitas test drive. “Biar pelanggan sendiri yang merasakan mobil tersebut nyaman atau tidak untuk dikendarai,” kata Herjanto.

Menurutnya semua mobil yang akan dipajang di show room telah melewati proses quality control dan salon sehingga mobil dalam kondisi prima dan bugar. Selama belasan tahun melayani jual-beli mobil, hampir tidak ada komplain dari masyarakat konsumen yang merasa tertipu membeli mobil di tempat tersebut. “Ratusan pedagang di sini wajib menjunjung komitmen memuaskan pelanggan,” tandasnya. (*/bu)