Wednesday, 14 November 2018

‘Tidak Dihargai’ di Jerman, Unai Emery sebut Arsenal Akan jadi Rumah Bagi Ozil

Kamis, 26 Juli 2018 — 7:59 WIB
Unai Emery pelatih Arsenal (reuters)

Unai Emery pelatih Arsenal (reuters)

INGGRIS– Bos baru Arsenal, Unai Emery, mengatakan Arsenal bisa menjadi rumah bagi Mesut Ozil, setelah pemain tengah itu merasa ‘tidak dihargai’ di negara asalnya, Jerman.

“Kami akan membantu Ozil agar merasa nyaman (di Arsenal),” kata Emery.

Ozil dikritik setelah berfoto bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Mei lalu.

Pemain berusia 29 tahun yang berdarah Turki ini mengeluarkan penjelasan panjang di media sosial pada hari Minggu (22/07), yang intinya menyebutkan perlakukan yang ia terima ‘membuatnya tak ingin lagi mengenakan kaos tim nasional Jerman’.

Ozil mengatakan dirinya menerima banyak ancaman dan pesan-pesan kebencian setelah fotonya bersama Erdogan diterbitkan.

Ia juga mengatakan dirinya dianggap sebagai ‘orang Jerman ketika timnas menang dan dianggap sebagai imigran ketika timnas kalah’.

Persatuan sepak bola Jerman sudah membantah bahwa ada unsur rasisme dalam kasus Ozil.
Emery yang menggantikan Arsene Wenger mengatakan bahwa semua pemain Arsenal sangat menghormati Ozil.

“Semuanya di sini ingin membantu Mesut Ozil agar ia merasa seperti di rumah sendiri … seperti keluarga, (Arsenal adalah) keluarga bagi setiap pemain,” tambahnya.

Ozil berada di Singapura untuk mengikuti lawatan pramusim Arsenal. Ia ikut latihan bersama pemain lain sebelum terjun di laga persahabatan melawan Atletico Madrid hari Kamis (26/07).

Saat ditanya apakah Ozil secara mental sudah siap terjun di musim kompetisi baru, Emery mengatakan, “Saya yakin ini akan menjadi musim yang mengesankan baginya.”

“Ia punya pengalaman, kualitas dan juga mentalitas yang hebat,” kata Emery.

Mesut Ozil (reuters)

Direktur eksekutif Arsenal Ivan Gazidis dilaporkan mendapatkan tepuk tangah meriah karena membela sikap Ozil ketika para pemain ambil bagian dalam satu acara makan-makan hari Selasa.

Presiden Erdogan juga sudah angkat bicara dan membela Ozil.

Juru bicara kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bisa memahami Ozil dan mengatakan sumbangan Ozil bagi timnas sangat besar.

Tapi presiden klub Bayern Muenchen menyebut sikap Ozil yang mundur dari timnas ‘hanya alasan yang dicari-cari dan menyebut Ozil sebagai pemain yang lemah’.(BBC)