Saturday, 20 July 2019

Minta Jatah 10-17 Persen, Bupati ini Langsung Nginep di Tahanan

Jumat, 27 Juli 2018 — 21:32 WIB
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati. (cw6)

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati. (cw6)

JAKARTA – Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan  harus mulai bermalam di tahanan. Adik Ketua MPR Zulkifli Hasan ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Ia  diduga meminta jatah 10-17 persen setiap proyek, kepada pihak swasta. Salah satu diantaranya kepada pemilik CV 9 Naga, Gilang Ramadhan.

“Tersangka ZH diduga menerima suap sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Jumat (17/7).

(Baca: Adik Ketua MPR Resmi Tersangka Suap)

Dari penangkapan terhadap tersangka, KPK menyita uang senilai Rp 600 juta. Sebagian uang itu diduga bagian dari pencairan uang muka dari empat proyek yang dimenangkan perusahaan Gilang di Lampung Selatan senilai total Rp2,8 miliar.

“Diduga ZH (Zainudin Hasan) mengarahkan semua pengadaan proyek pada dinas PUPR Lampung Selatan harus melalui ABN (Agus Bhakti Nugroho),” tandas Basaria.

KPK menetapkan empat orang dalam kasus ini. Mereka ialah Zainudin, Gilang, Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Agus Bhakti Nugroho dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan Anjar Asmara.  (CW6/us)